Tawuran di Pesta Pernikahan, Satu Pemuda Dibacok - Kompas.com

Tawuran di Pesta Pernikahan, Satu Pemuda Dibacok

Kompas.com - 16/04/2018, 20:31 WIB
Polisi masih terlihat berjaga-jaga di Jalan Soetomo, Kecamatan Sirimau Ambon pasca tawuran dua kelompok warga di kawasan tersebut, Selasa malam (27/3/2018).KOMPAS.com/Rahmat Rahman Patty Polisi masih terlihat berjaga-jaga di Jalan Soetomo, Kecamatan Sirimau Ambon pasca tawuran dua kelompok warga di kawasan tersebut, Selasa malam (27/3/2018).

AMBON, KOMPAS.com - Dua kelompok pemuda di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon, terlibat aksi tawuran, Senin (16/4/2018).

Tawuran terjadi sekitar pukul 03.00 WIT dipicu pemukulan seorang pemuda yang saat itu sedang joget di pesta pernikahan. Buntut dari penganiayaan itu, dua kelompok pemuda saling serang menggunakan batu.

Kapolsek Sirimau AKP WB Minanlarat menjelaskan, pelaku yang memukul saat itu dalam keadaan mabuk. 

"Para pemuda yang menghadiri acara pesta pernikahan salah seorang warga Batu Merah, dalam kondisi mabuk. Mereka kemudian memukul salah seorang pemuda yang sedang berjoget,” ujar Minanlarat, Senin (16/4/2018).

(Baca juga : Hendak Tawuran di Tamansari, 3 Remaja Bersenjata Tajam Ditangkap )

Aksi pemukulan itu berlanjut di luar pesta. Rekan-rekan korban yang tidak terima korban dipukuli langsung bereaksi sehingga terjadilah tawuran. Tak berapa lama, seorang pria tidak dikenal membacok seorang pemuda berinisial R hingga mengalami luka di bagian kepala.

“Saat itu ada seorang pemuda yang memegang parang langsung memotong seorang pria R di bagian wajah hingga korban bersimbah darah,” ungkapnya.

Beberapa saat kemudian, aparat gabungan TNI-Polri tiba di lokasi untuk membubarkan massa. Dalam aksi itu, aparat mengamankan tiga pelaku yang diduga terlibat. 

“Sekitar 15 menit setelah aksi tawuran terjadi aparat langsung tiba di lokasi kejadian, dan langsung mengamankan tiga orang pelaku, tuan rumah pesta juga ikut diamankan untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

(Baca juga : Viral, Video Tawuran Siswa SMA di Buton Selatan )

Dia menambahkan, dua korban yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit Bahayangkara Ambon untuk menjalani perawatan medis. Selain korban luka, satu rumah warga di kawasan itu juga mengalami kerusakan akibat terkena lemparan batu.

“Aksi tawuran itu membuat rumah warga disitu ada yang rusak di bagian jendela karena dilempari batu,” pungkasnya.



Close Ads X