Debat Kedua Pilkada Kota Bandung, Warga Boleh Tanya Langsung ke Calon

Kompas.com - 15/04/2018, 09:50 WIB
Empat pasangan calon Pilkada Kota Bandung saat hadir dalam debat publik perdana di BnB Hotel, Metro Indah Mall, Jalan Sukarno Hatta, Minggu (25/3/2018) malam.  KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIEmpat pasangan calon Pilkada Kota Bandung saat hadir dalam debat publik perdana di BnB Hotel, Metro Indah Mall, Jalan Sukarno Hatta, Minggu (25/3/2018) malam.

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung akan menggelar debat kedua Pilkada Kota Bandung di Hotel Holiday Inn, Pasteur, Minggu (15/4/2018) sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Ali Mubarok mengatakan, debat malam nanti bertema 'Persoalan dan Solusi untuk Bandung'.

"Apa sih masalah dan solusi untuk Bandung menurut perspektif dari tiap pasangan calon. Ketika mereka tahu masalah, kira-kira mana yang jadi prioritas untuk diselesaikan dan bagaimana solusinya," ujar Rifqi saat dihubungi via telepon seluler.

(Baca juga: Zulkifli Hasan: Amien Rais Bicara Partai Setan sebagai Pembina Alumni 212)

Rifqi menjelaskan, debat kali ini akan dibagi menjadi tujuh sesi. Ada lima panelis yang dihadirkan, antara lain Pakar Kebijakan Publik dan Hukum Tata Negara Asep Warlan Yusuf; Pakar Pemerintahan, Birokrasi dan Gender Antik Bintari, Pakar Ekonomi Acuviarta Kartabi. Kemudian, Sosiolog, Pakar Keberagaman dan Pendidikan Nanat Fatah Natsir, serta Pakar Tata Kota, Infrastruktur dan Transportasi Denny Zulkaidi.

"Pertimbangan memilih mereka (lima panelis), pertama secara akademis mewakili perguruan tinggi negeri dan swasta. Juga terkait lima persoalan yang akan dimunculkan," tuturnya.

Salah satu perbedaan dari debat pertama, kali ini KPU memberi kesempatan masyarakat untuk bertanya langsung kepada pasangan calon soal masalah Kota Bandung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti ada pertanyaan dari publik, nanti publik menyampaikan pandangannya terkait masalah Bandung lewat media sosial kita. Kami lagi buka line tentang curhat warga, nanti ditanyakan juga, dijawab sama paslon dan ditanggapi oleh panelis untuk diperdalam," tutur Rifqi.

(Baca juga: Survei Pilkada Kota Bandung, Oded-Yana 45 Persen, Nurul-Rully 19 Persen)

Untuk debat nanti, pasangan calon hanya diberi jatah membawa 75 orang pendukung serta 10 tempat untuk petinggi partai dan keluarga.

"Harapan kita bagaimana kemudian mengetahui problem Kota Bandung hari ini dan yang akan datang dan kami mengetahui bagaimana penyelesaiannya dan bagaimana masing-masing paslon menyelesaikan masalah Bandung," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.