Jaksa KPK Tuntut Hak Politik Wali Kota Tegal Non-aktif Dicabut

Kompas.com - 02/04/2018, 17:08 WIB
Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha berjalan meninggalkan ruang sidang seusai menjalani sidang perdana kasus dugaan suap, di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/1). Jaksa Penuntut Umum dari KPK mendakwa Siti Masitha telah menerima aliran dana suap dari proyek pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkot Tegal, serta jasa pelayanan kesehatan di RSUD Kardinah Tegal yang mencapai Rp8,8 miliar. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/kye/18.R. REKOTOMO Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha berjalan meninggalkan ruang sidang seusai menjalani sidang perdana kasus dugaan suap, di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/1). Jaksa Penuntut Umum dari KPK mendakwa Siti Masitha telah menerima aliran dana suap dari proyek pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkot Tegal, serta jasa pelayanan kesehatan di RSUD Kardinah Tegal yang mencapai Rp8,8 miliar. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/kye/18.

SEMARANG, KOMPAS.com — Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) tidak hanya menuntut pidana 7 tahun terhadap Wali Kota Tegal non-aktif Siti Mashita. Perempuan yang kerap disapa Bunda Sitha itu juga dicabut hak politiknya.

Permintaan itu disampaikan jaksa Fitroh Rochcahyanto ketika membacakan tuntutan pidana untuk Bunda Sitha di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/4/2018).

"Menjatuhkan pidana tambahan pencabutan hak politik selama 4 tahun," pinta Fitroh.

Jaksa menjelaskan, tuntutan pencabutan hak politik akan dijalankan setelah Bunda Sitha menjalani proses hukuman yang dijalani.

(Baca juga: Kasus Suap, Wali Kota Tegal Non-aktif Dituntut 7 Tahun Penjara )

Pencabutan hak politik juga diberi batas hanya empat tahun. Selama kurun waktu tersebut, Sitha dilarang memilih ataupun dipilih menjadi pejabat publik.

"Kalau masih ditahan otomatis tidak bisa dipilih. Empat tahun itu berlaku usai dia keluar tahanan," ujar Fitroh seusai sidang.

Sitha diduga menikmati uang suap dari pengangkatan pegawai RS Kardinah serta dalam berbagai proyek lainnya sebesar Rp 8,8 miliar.

Namun, dalam pembuktiannya, jaksa KPK hanya sanggup membuktikan Rp 7,16 miliar. Dari jumlah itu, Rp 500 juta diduga dinikmati Sitha.

(Baca juga: Penyuap Wali Kota Tegal Divonis 1,5 Tahun Penjara )

Sitha membantah telah menikmati Rp 500 juta sebagaimana tuntutan jaksa. Ia mengaku hanya menikmati Rp 85 juta, dan uang itu telah dikembalikan ke negara.

Dalam dakwaan, Sitha diduga mengetahui perihal penerimaan uang tersebut. Penerimaan terdakwa bertentangan dengan kewajiban Siti Masitha tentang penyelenggaran negara yang bersih dari KKN. 



Terkini Lainnya

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional

Close Ads X