Cerita Rahmat Temukan Ular Kobra 1,5 Meter Sembunyi di Balik Kulkas

Kompas.com - 27/03/2018, 13:11 WIB
Seekor ular kobra melingkar di balik kulkas di kediaman Rahmat (76) warga Jalan Ciremai No 15 RT 02/08 Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.  Dokumentasi DPPK Kota BandungSeekor ular kobra melingkar di balik kulkas di kediaman Rahmat (76) warga Jalan Ciremai No 15 RT 02/08 Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.

Wiwin mengaku bingung. Ia berinisiatif menaburi garam di sekitar kulkas untuk mencegah ular berpindah tempat.

"Saya taburi garam, sampai habis garam di dapur. Eh, ternyata enggak berpengaruh juga," ucap Wiwin.

Sambil memantau ular agar tak bergerak, Rahmat akhirnya meminta pertolongan petugas Animal Rescue dari Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung. Kurang dari 10 menit, petugas sampai di lokasi.

"Petugas cepat banget datangnya. Mereka langsung sigap nyiapin alat. Pas ditarik, ularnya hitam mengilat panjangnya 1,5 meter. Diambil bisanya, lalu dimasukkan kantong," kata Rahmat.

Rahmat mengaku tak mengetahui dari mana dan kapan ular itu masuk. Ia pun heran, ular kobra sebesar itu bisa masuk rumahnya yang berada di tengah kota.

(Baca juga: Ular Kobra yang Membuat Panik Warga Jagakarsa Ditangkap Petugas Damkar)

Sejak tinggal tahun 1990-an, kejadian itu baru pertama kali ia alami. Pensiuan TNI itu pun bersyukur ular tersebut tak melukai keluarganya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sangat bersyukur karena sejak siang, kan, anak-anak saya main di rumah. Kejadian ini membuat saya dan keluarga lebih waspada lagi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPPK Kota Bandung Ferdi Ligaswara menuturkan, dua peleton petugas diterjunkan ke lokasi.

Berbekal alat penangkap ular, petugas berhasil menangkap ular itu pada pukul 22.00. Ferdi mengatakan, ular yang ditemukan berjenis kobra jawa (Naja sputatrix) dengan panjang 1,5 meter berdiameter 15 sentimeter.

"Ular tersebut diketahui pemilik rumah diduga dari selokan belakang rumahnya dan terlihat masuk ke kamar lalu mengeluarkan suara dan posisi berdiri. Kami tangkap dengan mempergunakan alat bantu snake hook stick, snake tong stick, dan kantong evakuasi," katanya. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X