Terduga Pembunuh Perempuan yang Ditemukan Tewas di Area Penghijauan Dibekuk Polisi

Kompas.com - 21/03/2018, 12:32 WIB
Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson L Amalo (baju putih berkacamata) saat memberikan keterangan pers terkait kasus pembunuhan terhadap Meri Faot yang dilakukan oleh RT alias Anus (baju oranye). KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereKasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson L Amalo (baju putih berkacamata) saat memberikan keterangan pers terkait kasus pembunuhan terhadap Meri Faot yang dilakukan oleh RT alias Anus (baju oranye).


KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil membekuk seorang laki-laki berinisial RT, yang diduga membunuh Meri Faot, perempuan yang ditemukan di area penghijauan Kelurahan Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota AKBP Anthon Cristian Nugroho membenarkan penangkapan itu.

"Sudah ditangkap di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)," ucap Nugroho kepada Kompas.com, Selasa (20/3/2018) malam.

Saat dihubungi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson Amalo membenarkan penangkapan itu, tetapi dia enggan untuk menjelaskan secara detail penangkapan pelaku.

Baca juga: Warga Kupang Temukan Mayat Perempuan di Area Penghijauan 

Sebelumnya diberitakan, warga Kota Kupang, NTT, menemukan jenazah seorang perempuan mengenakan baju pink di sebelah Pangkalan Ojek Penghijauan, Kelurahan Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho mengatakan, jasad perempuan itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Atjeni Sofani.

"Menurut keterangan saksi (Atjeni Sofanie) bahwa saksi bersama dengan anaknya siang tadi sedang mencari kayu bakar di sekitar TKP dan melihat korban sedang dalam keadaan tidur telungkup dengan darah penuh di bagian wajah," kata Anthon, Minggu (18/3/2018).

Melihat kejadian tersebut, lanjut Anthon, saksi kemudian melapor ke Pos Polisi KP3 Udara Polres Kupang Kota.

Setelah menerima laporan, pihak KSPK Polres Kupang Kota dan tim identifikasi melakukan olah TKP bersama dengan personel dari Polres Kupang Kabupaten dan Polsek Kupang Tengah.

"Tadi saya juga di lokasi kejadian dan setelah oleh TKP selesai, jenazah kemudian dibawa menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilaksanakan proses otopsi," ucapnya.

Baca juga: Jasad Perempuan yang Ditemukan dengan Tangan Terikat Diduga Korban Pembunuhan

Barang yang ditemukan di TKP yakni tas berisi satu kartu ATM BRI yang tertulis nama Meri Faot, satu celana jins panjang, satu kantong plastik berwarna hitam yang berisi dua bungkus biskuit, dan bekas bungkus makanan.

Pada tubuh jenazah ditemukan luka sobek di bagian kepala yang diduga karena bekas pukul benda tumpul.

"Kasus ini masih didalami. Kalau lihat identitasnya yang dicek menggunakan bantuan teknis kepolisian, diketahui dari sidik jari korban, diketahui bernama Meri Faot, yang beralamat di Beonana, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan," tuturnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Regional
Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X