Uang Nasabah Hilang Misterius, OJK Panggil Pimpinan BRI Kediri - Kompas.com

Uang Nasabah Hilang Misterius, OJK Panggil Pimpinan BRI Kediri

Kompas.com - 14/03/2018, 13:43 WIB
Polisi berada di kantor Unit BRI Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.Kompas.com/M Agus Fauzul Hakim Polisi berada di kantor Unit BRI Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Kediri, Jawa Timur, memanggil pimpinan Bank BRI Cabang Kediri menyusul hilangnya uang nasabah di beberapa kantor unit bank tersebut.

Juru Bicara OJK Kediri, Mulyanto, mengatakan, selaku pengawas perbankan, OJK sudah menindaklanjuti masalah ini dengan menggelar pertemuan yang diikuti pimpinan bank BRI Kediri pada Selasa (13/3/2018), untuk membahas masalah yang ada.

"Untuk hasil pertemuannya seperti apa, saya belum tahu," ujar Mulyanto yang mengaku masih berada di luar kota ini, Rabu (14/3/2018).

Hanya saja, lanjut Mulyanto, sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), biasanya OJK akan meminta penjelasan atas posisi masalah yang terjadi hingga mendorong langkah-langkah penyelesaiannya.

"Juga pencegahannya supaya tidak kembali lagi terjadi," ujarnya.

Baca juga : Uang Nasabah BRI Hilang, BI Kediri Nilai Situasi Perbankan Masih Kondusif

Sementara soal sanksi, menurutnya, saat ini terlalu dini. Kalau pun nantinya terpaksa ada sanksi yang dijatuhkan, Mulyanto mengetakan, itu sepenuhnya menjadi kewenangan OJK pusat.

Sebelumnya diberitakan, beberapa nasabah bank BRI Kediri kehilangan uang yang ada di rekeningnya. Hilangnya uang yang terjadi hampir bersamaan itu menimpa nasabah di 3 kantor unit bank BRI pada libur Minggu kemarin.

Saat itu, nasabah tiba-tiba menerima pemberitahuan transaksi debet melalui pesan pendek ponselnya. Jumlahnya bervariasi, ada yang kehilangan Rp 1 juta hingga Rp 10 juta.

Baca juga : Hilangnya Uang Nasabah, BRI Kediri Antisipasi Pihak yang Manfaatkan Situasi

Pihak BRI saat itu mengakui sedang ada masalah yang diduga disebabkan oleh aksi skimming atau pencurian data kartu ATM. Pihak bank juga menyanggupi mengganti uang nasabah.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X