Uang Nasabah BRI Hilang, BI Kediri Nilai Situasi Perbankan Masih Kondusif - Kompas.com

Uang Nasabah BRI Hilang, BI Kediri Nilai Situasi Perbankan Masih Kondusif

Kompas.com - 14/03/2018, 13:22 WIB
Polisi berada di kantor Unit BRI Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.Kompas.com/M Agus Fauzul Hakim Polisi berada di kantor Unit BRI Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI, KOMPAS.com - Bank Indonesia Perwakilan Kediri, Jawa Timur, mendukung penuh penyelesaian masalah secara internal di Bank BRI atas masalah hilangnya secara masif uang nasabah di bank tersebut.

BI Kediri meyakini bahwa BRI sudah mempunyai perangkat infrastruktur yang memadai untuk mengatasi masalah yang sedang menjadi pembicaraan hangat ini.

"Kami back up penuh dan BRI sudah excellent menyelesaikannya," ujar Beny Wicaksono, Kepala Tim Sistem Pembayaran BI Perwakilan Kediri, Rabu (14/3/2018).

Situasi perbankan di Kediri, menurut Beny, hingga saat ini masih cukup kondusif dan tidak ada pengaruh yang signifikan. Dia menambahkan, tidak sampai ada penarikan uang di bank secara besar-besaran yang terjadi di masyarakat.

Baca juga: Transaksi Misterius yang Bikin Uang Nasabah BRI Mendadak Raib

Hal itu berdasarkan pemantauan sirkulasi pembayaran, terutama sejak munculnya masalah ini pada awal pekan hingga saat ini, yang menunjukkan tidak ada permintaan uang secara signifikan dari pihak bank.

"Bisa saya pastikan sampai sekarang tidak ada bank narik (uang) untuk pemenuhan likuiditas," tuturnya.

Beny mengimbau agar masyarakat tidak panik dan nasabah yang menjadi korban agar memercayakan penyelesaiannya kepada pihak BRI. Sebab, menurut dia, uang yang hilang tetap akan diganti.

Penggantian uang yang hilang itu akan dilakukan sepenuhnya sesuai mekanisme yang ada di bank yang bersangkutan.

"Asal tidak ngaku-ngaku hilang. Kalau ngaku-ngaku, urusannya dengan polisi," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Uang di Rekening BRI Hilang Misterius, Ini 3 Anjuran untuk Nasabah

Sementara itu, hingga saat ini belum diketahui pasti jumlah nasabah yang menjadi korban dan total kerugian yang disebabkan skimming itu.

Pihak BRI Cabang Kediri yang dikonfirmasi mengenai hal ini menyatakan, semua masalah saat ini sudah diambil alih kantor BRI pusat sehingga tidak bisa diberikan penjelasan lebih lanjut.

"Maaf, saya tidak bisa memberikan penjelasan." ujar Sumarsono, Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Kediri, Rabu (14/3/2018).

Sebelumnya diberitakan, beberapa nasabah di tiga kantor unit BRI di Kediri tiba-tiba kehilangan uang. Kisaran uang tersebut bervariatif. Ada yang Rp 500.000, Rp 4 juta, hingga Rp 10 juta.

Peristiwa itu terjadi hampir secara bersamaan pada akhir pekan lalu. Beberapa nasabah tiba-tiba menerima pemberitahuan debit dari pesan pendek ponselnya. Padahal, nasabah itu mengaku tidak bertransaksi.

Pihak BRI Kediri saat itu mengakui adanya masalah yang diduga disebabkan oleh aktivitas skimming atau pencurian data nasabah melalui kartu ATM. BRI Kediri saat itu menyatakan akan menginvestigasi masalah ini dan siap mengembalikan uang nasabah.

Baca juga: Hilangnya Uang Nasabah, BRI Kediri Antisipasi Pihak yang Manfaatkan Situasi


Kompas TV Pembobolan dana nasabah melalui modus skiming kembali terjadi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Internasional
Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Nasional
Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Regional
Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Megapolitan
Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Megapolitan
Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Nasional
7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

Regional
4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

Regional
Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video 'Sengaja' Diedit

Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video "Sengaja" Diedit

Regional
Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Nasional
Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Regional
Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Nasional
Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Nasional
Close Ads X