Ganjar Menang dalam Survei “Kompas”, Sudirman Said Sebut Itu Berita Bagus

Kompas.com - 14/03/2018, 12:50 WIB
Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/2/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARCalon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/2/2018).


SEMARANG, KOMPAS.com - Hasil survei Litbang Kompas pada Selasa (13/3/2018) terkait Pilkada Jawa Tengah menunjukkan bahwa pasangan Ganjar-Yasin dominan atas kompetitornya, Sudirman Said-Ida Fauziah.

Dalam survei, Ganjar-Yasin unggul 79 persen dibanding Sudirman-Ida yang hanya mendapat 11,8 persen suara. Pasangan nomor urut 1 itu pada survei unggul dalam berbagai aspek dukungan, seperti dari agama, etnis, pendidikan, kelas sosial, dan partai. Survei digelar pada akhir Februari-awal Maret.

Lalu apa kata Sudirman Said?

"Itu berita bagus buat tim saya karena dengan itu menjadi pemicu (untuk) kerja keras. Saya sering sampaikan, incumbent di mana-mana selalu lebih besar," kata Sudirman saat ditemui seusai mengisi kuliah umum di kampus Unisula, Semarang, Rabu (14/3/2018).

Baca juga: Survei Kompas: Ganjar-Yasin Unggul Jauh, di Mana Peluang Sudirman-Ida?

Menurut Sudirman, hasil survei dari Kompas menjadi menarik karena diberi judul "Segala Hal Bisa Terjadi". Ia pun yakin bahwa upayanya masih dalam jalan yang benar.

"Itu sinyal kita mulai on track, suatu ketika bisa menyalip. Meski 79 persen itu kan soal dikenal, kalau kepala daerah kerja lima tahun kan wajar. Kita akan kerja keras terus bersama masyarakat," paparnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sudirman pun bersama pasangannya bakal terus meningkatkan elektabilitas dan popularitas pada masa sisa kampanye ini. Ia yakin perolehan suara mereka dapat melampaui pasangan petahana.

"Tidak ada jalan lain kecuali meningkatkan interaksi. Itu dikerjakan kami berdua dan tim. Kita yakin makin waktu dan makin baik. Kita optimistis," tambahnya.

Dari survei Kompas, nama Ganjar lebih populer dibanding lawannya. Lewat simulasi gambar, ia dikenali dan disebut namanya oleh 78,4 persen responden, sedangkan Sudirman dikenali 26 persen responden.

Baca juga: Survei Kompas: Banyak Kemungkinan yang Bisa Terjadi pada Pilkada Jateng

Sementara itu, pasangan masing-masing, yaitu Yasin dikenal oleh 16,3 persen, sedangkan Ida oleh 12,4 persen responden.

Ganjar sendiri menanggapi bahwa hasil survei Kompas menunjukkan hasil yang dikerjakannya selama menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah dalam lima tahun mengena di hati masyarakat.

Selama lima tahun, ia telah berusaha menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat secara langsung, melalui program talk show Ganjar menyapa, Ganjar mengajar, ngopi bareng, dan sebagainya.

Di samping itu, tambah Ganjar, ia juga aktif di media sosial. Lewat Twitter, Facebook, dan lainnya, ia menjawab semua pertanyaan masyarakat dan mengunggah kegiatannya di media sosial.

“Yang terbaru kemarin waktu saya di Pemalang, ada petani yang minta pupuk dan juga bakul tahu pletok yang ingin pinjam bunga di bank. Saya fasilitasi, dan alhamdulillah sekarang sudah selesai dan mereka senang,“ kata Ganjar, Selasa (13/3/2018).



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X