Ada Produksi Alkes di Sukabumi, Dedi Mulyadi Optimistis Bangun Banyak RS di Jabar

Kompas.com - 03/03/2018, 19:51 WIB
Cawagub Jabar Dedi Mulyadi, bertemu dengan para orang tua berusia lanjut tak mampu sakit-sakitan dan tal terurus saat blusukannya di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/3/2018). KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHACawagub Jabar Dedi Mulyadi, bertemu dengan para orang tua berusia lanjut tak mampu sakit-sakitan dan tal terurus saat blusukannya di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/3/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, semakin optimistis mampu membangun lebih banyak rumah sakit rujukan setara RS Hasan Sadikin Bandung di beberapa daerah bekas karesidenan Jabar.

Hal itu ditunjang adanya salah satu sentra UMKM produksi alat kesehatan bertaraf internasional karya anak negeri di Kabupaten Sukabumi.

"Mereka ini putra-putri terbaik bangsa Indonesia di Jawa Barat ternyata mampu memproduksi alat kesehatan. Selama ini kan terkenalnya impor, kalau enggak impor enggak bergengsi. Budaya ini sangat jelas salah," jelas Dedi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (3/3/2018).

Bahan utama untuk proses produksi alat kesehatan tersebut juga sebagian besar berasal dari dalam negeri. Komponen-komponen tersebut disusun menjadi rak obat dan tempat tidur untuk memeriksa pasien.

"Bayangkan saja kalau nanti Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadikan dana alat kesehatan itu berputar di Jawa Barat sendiri. Jadi, tidak keluar Jawa Barat. Caranya, produksi alat kesehatan di sini harus menjadi prioritas untuk digunakan," tambahnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Satu Dokter Satu Desa Atasi Masalah Kesehatan Warga Miskin

Pembelian alat kesehatan membutuhkan biaya tidak sedikit. Bahkan, anggaran ratusan miliar rupiah biasanya habis untuk pembelian tersebut. Karena itu, Dedi Mulyadi memandang industri alat kesehatan berbasis UMKM harus diperhatikan.

"Kalau bicara daya saing, dengan performa seperti ini saya kira sangat bersaing. UMKM itu tinggal meningkatkan kepercayaan diri. Sebab, secara kualifikasi mereka sebenarnya mampu," ujarnya.

Program kesehatan yang ditawarkan oleh Dedi Mulyadi untuk masyarakat Jawa Barat sudah lama dilontarkannya. Di antaranya, dia bertekad membangun lima rumah sakit setara RS Hasan Sadikin Bandung.

Ada pula program satu dokter satu desa yang menjadi prioritas jika dia terpilih dalam Pilgub Jawa Barat. Selain itu, dia fokus kepada warga miskin untuk mendapatkan pengobatan gratis.

Baca juga: Jika Terpilih, Dedi Mulyadi Siap Bangun Jalan Tol Selatan Bogor-Pangandaran

Kompas TV Ia disambut ratusan warga yang mengajak bersalaman dan berfoto.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Regional
Kronologi Penangkapan Oknum PNS RSUD Bantaeng Saat Sedang Pesta Sabu di Rumahnya

Kronologi Penangkapan Oknum PNS RSUD Bantaeng Saat Sedang Pesta Sabu di Rumahnya

Regional
Kronologi Ditemukannya Biji Plastik pada Beras Bansos di Cianjur

Kronologi Ditemukannya Biji Plastik pada Beras Bansos di Cianjur

Regional
Gudang Pakan Ternak di Salatiga Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 500 Juta

Gudang Pakan Ternak di Salatiga Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 500 Juta

Regional
Gubernur Banten Siapkan 3 Gedung di Kota Serang untuk Isolasi OTG Covid-19

Gubernur Banten Siapkan 3 Gedung di Kota Serang untuk Isolasi OTG Covid-19

Regional
Wagub Uu: Penyebaran Covid-19 di Jabar Turun, tapi di Karawang dan Cirebon Naik

Wagub Uu: Penyebaran Covid-19 di Jabar Turun, tapi di Karawang dan Cirebon Naik

Regional
Fakta Baru Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Berstatus Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara

Fakta Baru Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Berstatus Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Gugus Tugas Jabar Sudah Lama Bidik Klaster Pabrik Epson di Cikarang Bekasi

Gugus Tugas Jabar Sudah Lama Bidik Klaster Pabrik Epson di Cikarang Bekasi

Regional
Kapolrestabes Makassar dan Dirreskrimum Polda Sulsel Dapat Jabatan Baru di KPK

Kapolrestabes Makassar dan Dirreskrimum Polda Sulsel Dapat Jabatan Baru di KPK

Regional
Seminggu Pengusaha Rental Mobil Tak Pulang, Istri Lapor Polisi di Pekanbaru

Seminggu Pengusaha Rental Mobil Tak Pulang, Istri Lapor Polisi di Pekanbaru

Regional
Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
Viral, Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Viral, Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Regional
Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Regional
Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X