Bos IMF Naik ke Lantai 10 Candi Borobudur lalu Tertegun dengan Keindahannya

Kompas.com - 01/03/2018, 19:53 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF)  Christine Lagarde (kanan) mengunjungi Candi Borobudur Magelang, Kamis (1/3/2018). Dok Humas BKBDirektur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde (kanan) mengunjungi Candi Borobudur Magelang, Kamis (1/3/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde berkesempatan mengunjungi Taman Wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, di sela lawatannya di Indonesia.

Lagarde sangat terkesan dengan cagar budaya peninggalan wangsa Syailendra abad ke-9 itu, terlebih dengan pemandangan alam di sekitarnya.

Hal itu diungkapkan Humas Balai Konservasi Borobudur (BKB), Mura Aristina, yang bertugas mendampingi Lagarde selama di Candi Borobudur, Kamis (1/3/2018). Lagarde juga didampingi Kepala Seksi Konservasi BKB Iskandar M Siregar.

"Beliau naik sampai lantai 10, menikmati setiap lantai dengan membaca relief, mengagumi strukturnya, interlocking system-nya. Beliau juga bertanya bagaimana candi ini bisa bertahan dari hujan, gempa dan sebagainya," ungkap Mura.

(Baca juga: Kisah Nenek Siti, Rela Hujan-hujanan Berbagi Air Minum Gratis untuk Borobudur Marathon)

Kunjungan ini memang tertutup bagi media. Lagarde diketahui hanya ingin berwisata di candi yang sudah ditetapkan Unesco sebagai warisan budaya dunia itu.

Kepada Lagarde, Mura menyampaikan bahwa Candi Borobudur adalah wujud kebersamaan dan gotong royong nenek bangsa Indonesia. Candi ini dibangun oleh rakyat yang pada masa itu memiliki beragam kepercayaan dan beragam golongan.

"Borobudur dibangun di tengah perbedaan. Ketika agama Hindu dan Buddha berkembang di daerah pesisir, sementara rakyat di hutan dan gunung menganut animisme maupun dinamisme. Tapi sang Raja ketika itu memberi kecukupan kepada mereka sehingga rakyat pun sukarela membangun candi ini," tuturnya.

(Baca juga : Di Borobudur, Sembilan Remaja Diciduk Warga Saat Akan Pesta Ganja)

Lagarde berada di candi Borobudur sekitar satu jam. Selain mengagumi candi, Lagarde juga sangat takjub dengan alam di sekitarnya. Menurut Mura, Lagarde beberapa kali melihat alam dari atas candi hingga tertegun.

"Beliau beberapa kali tertegun melihat pemandangan dari atas, cukup lama, melihat hamparan sawah, pegunungan Menoreh, Merapi. Beliau mengatakan kalau Indonesia ternyata sangat indah," ungkap Mura.

Sebelum ke Candi Borobudur, Lagarde sempat diajak Presiden Joko Widodo "blusukan" ke Pasar Tanah Abang Jakarta dan bertemu dengan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X.

Lagarde akan berada di Indonesia hingga beberapa hari ke depan sebelum pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali pada 8-14 Oktober 2018 mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X