Kompas.com - 23/02/2018, 16:36 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, jajarannya telah mengungkap 13 kasus penyebaran berita bohong (hoaks) bertema penyerangan terhadap ulama. Dari 13 pengungkapan itu, tujuh orang diamankan.

Agung menjelaskan, rentetan informasi bohong itu menyebar pascainsiden penyerangan terhadap dua ulama.

Pertama, kasus penganiayaan terhadap Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah Cicalengka KH Umar Basri pada 27 Januari 2018 dan penyerangan terhadap Komando Brigadir Persis, Prawoto hingga meninggal dunia pada Kamis, 1 Februari 2018.

"Oh banyak ada 15 (kasus berita hoaks) semuanya. Dari 15 itu satu kasus almarhum Prawoto, kedua Umar Basri. Yang 13 (hoaks) semuanya lengkap, di Cimahi, Sukabumi, Garut, Bogor, Cirebon, sudah kita tangkap. Tersangka ada tujuh," ucap Agung di Kantor Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung, Jumat (23/2/2018).

(Baca juga : Kasus Penganiayaan Komandan Brigadir Persis, Polisi Lakukan Pemberkasan )

Agung menjelaskan, para pelaku memiliki ragam motif dalam membuat berita bohong tersebut, dari mulai iseng hingga disengaja.

"(Motifnya) ada yang bilang iseng, tapi masa iseng begitu. Akan tetapi kalau ada unsur sengajanya akan kita proses. Seperti (berita hoaks) yang bikin lingkaran-lingkaran di rumah itu, nah itu ternyata hoaks," ungkap Agung.

Agung menuturkan, penangkapan para pelaku tak sembarangan. Sebab, polisi telah menelusuri terlebih dahulu kebenaran informasi yang disebar para pelaku melalui media sosial.

"Sampai di Bogor ada (informasi) ustaz yang dianiaya. Kita cari ustaznya masih seger, kita buka akun pelakunya, kita proses, kita tangkap, dia sengaja gitu," tuturnya.

(Baca juga : Wakapolri: Kabar Penyerangan Ulama oleh Orang Gila Banyak Hoaksnya )

Karena itu, Agung meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam mencerna informasi khususnya di media sosial.

"Saya tetap mengimbau pada masyarakat untuk lebih cerdas. Artinya kalau menerima berita-berita di media sosial jangan langsung percaya, dikonfirmasi dulu boleh ke polisi dan tentara. Kalau tidak benar jangan diteruskan, jangan disebarkan lagi," jelasnya. 

Kompas TV Kasus penyerangan terhadap rumah ibadah dan tokoh agama telah terjadi di Jawa Timur dan Jawa Barat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.