Buwas: Artis Salah Satu Pangsa Pasar Terbaik Narkotika

Kompas.com - 22/02/2018, 18:27 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso dan Ketua PARFI56 Marcella Zalianty saat menandatangani kerja sama pemberantasan narkoba di kalangan artis di Gedung Pusat Laboratorium Narkotika, Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/2/2018). KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi BempahKepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso dan Ketua PARFI56 Marcella Zalianty saat menandatangani kerja sama pemberantasan narkoba di kalangan artis di Gedung Pusat Laboratorium Narkotika, Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/2/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) Budi Waseso mengatakan, kalangan artis menjadi target pasar yang menjanjikan dalam peredaran bisnis narkoba di Indonesia.

Buwas, sapaan akrabnya, menuturkan, salah satu penyebab kalangan artis menjadi korban penyalahgunaan narkoba karena dinilai memiliki daya jual dan gaya hidup yang tinggi.

“Sebab, teman artis menjadi salah satu pangsa pasar terbaik untuk narkotika dengan gaya hidup dan daya beli mumpuni,” ucap Buwas, di Gedung Pusat Laboratorium Narkotika, Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/2/2018).

Karena itu, sambung Buwas, pihaknya mengajak rekan-rekan artis untuk memerangi narkoba bersama-sama. Dirinya menyebut, menggaet teman-teman artis merupakan upaya kunci untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.

"Kerja sama ini menjadi bukti bahwa komitmen pemberantasan narkotika sudah sepatutnya dilakukan semua pihak. Tidak terkecuali kalangan artis yang kerap dijadikan sebagai contoh bagi masyarakat," sebutnya.

(Baca juga : Roro Fitria Beli 2,4 Gram Sabu untuk Stok )

Sementara itu, Ketua PARFI56, Marcella Zalianty menjelaskan, kerja sama dengan BNN merupakan komitmen pihaknya untuk mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba.

Selain itu, PARFI56 juga sepakat untuk membentuk relawan anti narkotika dan melakukan deteksi dini terhadap lingkungannya dengan menggelar tes urine bagi seluruh anggota artis.

“Itu sebabnya, saat kami deklarasi demi menjamin peristiwa itu tidak terjadi lagi, kami hadirkan BNN untuk melakukan tes urine semua pengurus dan anggota,” ucap Marcella.

Guna menjamin kepastian hukum, lanjut Marcella, pihaknya sudah mendirikan Lembaga Bantuan Hukum PARFI56. Tujuannya, melakukan pendampingan terhadap anggota terkait kasus hukum, tidak terkecuali narkoba. 

(Baca juga : Setelah Pensiun, Apa yang Akan Dilakukan Komjen Buwas? )

Di tengah pesimisme banyak pihak soal pemberantasan narkoba, Marcella tetap percaya pemerintah memiliki komitmen besar untuk membebaskan anak bangsa dari narkotika.

“Kita lihat dalam banyak kasus, para pengguna mulai diperlakukan sebagai korban bukan pelaku. Mereka butuh pertolongan lewat rehabilitasi,” tutup dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Sonto Wiryo Jatuh dari Ketinggian 9 Meter hingga Lengan Patah Menggantung Selama 19 Tahun

Kisah Sonto Wiryo Jatuh dari Ketinggian 9 Meter hingga Lengan Patah Menggantung Selama 19 Tahun

Regional
Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Regional
Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Pengangguran Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Pengangguran Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X