Edarkan Narkoba di Kampus, Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi

Kompas.com - 14/02/2018, 15:37 WIB
Seorang mahasiswa ditangkap polisi. Ia kedapatan bertransaksi narkoba jenis sabu di kampus. KOMPAS.com/JUNAEDISeorang mahasiswa ditangkap polisi. Ia kedapatan bertransaksi narkoba jenis sabu di kampus.

MAMUJU, KOMPAS.com – Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Mamuju, Sulawesi Barat, MRH, ditangkap polisi seusai bertransaksi narkoba, Rabu (13/2/2018) malam. 

Kasat Narkoba Polres Metro Mamuju, AKP Sukri mengatakan, MRH melakukan transaksi sabu di kampusnya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai transaksi narkoba kerap dilakukan di Jalan Hasanudin. Mendapat laporan itu, petugas membuntuti pelaku. Saat tersangka bertransaksi dengan temannya, polisi langsung menangkapnya. 

"Sudah lama jadi target petugas, namun baru kali ini berhasil ditangkap salah satu mahasiswa usai transaksi," ujar Sukri di Mamuju, Rabu (14/2/2018). 

(Baca juga : Fachri Albar Mengaku Konsumsi Ganja Sejak 2015 dan Sabu Setahun Lalu)

Sukri menjelaskan, saat ditangkap, pelaku berusaha melarikan diri dan mencoba menyembunyikan barang bukti. Polisi kemudian menggeledah barang bawaannya dan ditemukan satu paket sabu di dalam plastik bening yang disimpan di kantong celana. 

Dalam penyelidikan, sambung Sukri, tersangka mengaku mendapat sabu dari salah seorang bandar narkoba. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku mendekam di sel tahanan Polres Metro Mamuju dan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 atau pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.

Kini polisi masih mengejar pelaku terduga pengguna narkoba lainnya yang masih berkeliaran di Kota Mamuju. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X