Kompas.com - 10/02/2018, 09:07 WIB
Walikota Solo, F.X Hadi Rudyatmo sedang meninjau bunker peninggalan penjajah Belanda di komplek Pemkot Solo. Bunker itu direstorasi dan diperuntukkan untuk tempat wisata umum. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiWalikota Solo, F.X Hadi Rudyatmo sedang meninjau bunker peninggalan penjajah Belanda di komplek Pemkot Solo. Bunker itu direstorasi dan diperuntukkan untuk tempat wisata umum.

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku kaget ketika Kota Solo dilabeli sebagai kota ternyaman dan paling layak huni di Indonesia.

Namun menurut dia, Solo disebut sebagai kota paling nyaman untuk ditinggali lantaran warganya yang mampu mengelola kemajemukan.

"Saya baru tahu kalau Solo menjadi kota ternyaman dihuni di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan masyarakat Kota Solo mampu mengelola kemajemukan," ungkap Rudy di sela peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Taman Sriwedari Kota Solo pada 5 Februari 2018.

Rudy mengungkapkan, semangat gotong royong dan saling menghargai antarwarganya menjadi salah satu indikator penilaian tim survei. Untuk itu, dia mengajak seluruh warga menjaga dan memumpuk semangat gotong royong dan menjaga kemajemukan di kota budaya.

(Baca juga: "Saya Hanya Keturunan Belanda, Mengapa Diusir dari Tanah Kelahiran Indonesia?")

Menurut Rudy, mampunya warga menjaga dan mengelola kemajemukan ditunjukkan dari sifat warga yang saling menghargai tanpa memandang suku, agama dan golongan.

"Masyarakat mau dan mampu mengelola kemajemukan," ungkap Rudy.

Dia menambahkan, aspek lain Solo menjadi kota ternyaman dihuni juga karena penataan kota. Untuk itu, pemerintah terus mendorong bagaimana infrastrukturnya dan bagaimana ruang terbuka hijau dan ruang terbuka untuk publik makin.

(Baca juga: Dihiasi 5.000 Lampion, Pasar Gede Solo Jadi Tempat Warga Berswafoto)

Rudy menduga, label Solo menjadi kota ternyaman dihuni juga berdasarkan penilaian orang yang datang dan pulang ke Solo. Pasalnya, dia sendiri tidak mengetahui kalau Kota Solo menjadi kota ternyaman di Indonesia. 

Sebelumnya, Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia melakukan survei di 19 provinsi dan 26 kota yang berada di Indonesia sepanjang 2017.

Ada 7 kota yang dinilai sebagai kota yang layak huni. Ada beberapa aspek yang menentukan, antara lain keamanan, keselamatan, kebersihan dan transportasi kota.

Solo sendiri ditetapkan sebagai kota yang paling nyaman di Indonesia untuk ditinggali. Enam kota lainnya adalah Palembang, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan dan Banjarmasin.

 

 

Kompas TV Rangkaian acara pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution berlanjut hari ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.