Kompas.com - 06/02/2018, 11:52 WIB
Longsor terjadi di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, menyebabkan tujuh orang mengalami luka-luka dan lima orang belum ditemukan. Di lokasi itu, longsor juga menyebabkan terputusnya jalur kereta api Bogor-Sukabumi akibat tanah amblas sepanjang 40 meter. Tiga rumah warga juga ikut terkena longsor. KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahLongsor terjadi di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, menyebabkan tujuh orang mengalami luka-luka dan lima orang belum ditemukan. Di lokasi itu, longsor juga menyebabkan terputusnya jalur kereta api Bogor-Sukabumi akibat tanah amblas sepanjang 40 meter. Tiga rumah warga juga ikut terkena longsor.
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com - Jasad istri dan kedua anak dari satu keluarga yang hilang tertimbun longsor di Kampung Maseng RT 02 RW 08, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, ditemukan Tim SAR gabungan, Selasa (6/2/2018).

Ketiganya, yaitu Nani (34), Aurel (1,5) dan Alan (17), ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB. Jasadnya langsung dibawa ke RSUD Ciawi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, dua korban lainnya, Aldi (8) dan Adit (10), diduga masih tertimbun longsor.

"Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban," tutur Sutopo dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa pagi.

(Baca juga: Longsor di Cijeruk Bogor, Rel KA Sepanjang 40 Meter Menggantung)

Ratusan personel Tim SAR gabungan dikerahkan. Tim terdiri dari BPBD Kabupaten Bogor bersama TNI, Polri, Basarnas, aparat, relawan dan warga setempat. Alat berat juga dikerahkan untuk mencari korban.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras di kawasan Bogor menyebabkan longsornya tebing setinggi 30 meter dan lebar 100 meter pada Senin (5/2/2018) dini hari.

Longsor itu menimbun tiga rumah milik warga. Data sementara kemarin menyebutkan, enam warga selamat dan lima lainnya tertimbun longsor.

BNPB mencatat, longsor juga menyebabkan 10 rumah di kawasan itu terancam longsor. Saat ini, warga sudah mengungsi.

(Baca juga : Viral, Video Tamu Diduga Alami Pelecehan Seksual di Hotel di Bali)

Selain itu, longsor yang tepat berada di jalur rel Bogor-Sukabumi KM 13.800 menyebabkan rel kereta api tergantung sepanjang 40 meter.

Kawasan Desa Warung Menteng merupakan daerah rawan longsor. Permukiman warga terletak di sisi bawah jalur kereta api jurusan Bogor-Sukabumi.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X