Mahasiswi yang Hamil Diceburkan ke Sungai, Sang Pacar Serahkan Diri

Kompas.com - 30/01/2018, 12:56 WIB
Wakapolres Bantul Kompol Mariska (berseragam polisi) dan Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hafi Prabowo mengapit kedua tersangka kasus percobaan pembunuhan. KOMPAS.com/Markus YuwonoWakapolres Bantul Kompol Mariska (berseragam polisi) dan Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hafi Prabowo mengapit kedua tersangka kasus percobaan pembunuhan.
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dua pelaku yang terlibat dalam percobaan pembunuhan terhadap mahasiswi berinisialkan S (20) menyerahkan diri di wilayah Ajibarang, Jawa Tengah.

Wakapolres Bantul Kompol Mariska mengatakan, kedua pelaku yang bernama Abdulrahman Ash Shiddiq (20) dan Yongki Ramadhan (20), memutuskan menyerahkan diri di tengah perjalanan menuju Jakarta.

"Keduanya menyerahkan diri di Polsek Jatibarang, saat akan melakukan perjalanan ke Kalideres, menggunakan bus," katanya saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Selasa (30/1/2018).

Sebenarnya, kedua pelaku akan melakukan perjalanan ke Jakarta dengan kereta. Namun mereka membatalkannya dan memutuskan untuk menggunakan bus. Polisi yang sudah menemui keluarga pelaku dan keluarga akhirnya bisa menghubungi para tersangka.

"Kedua tersangka diamankan semalam (Senin malam)," ucap Mariska.

Dari pemeriksaan awal, lanjut dia, motif percobaan pembunuhan ini karena asmara. Korban hamil dan meminta pertanggungjawaban kepada Abdurrahman.

(Baca juga: Tengah Hamil 7 Bulan, Perempuan Ini Diceburkan Pacarnya ke Sungai)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun Abdurrahman terus berkelit dan akhirnya mereka menyepakati untuk jalan-jalan di wilayah Yogyakarta. Ketiganya berhenti di jembatan kretek Bantul. Di atas jembatan yang membelah Sungai Opak ini, pelaku mendorong korban yang tengah hamil 30 minggu.

"Setelah mendorong korban, pelaku juga mendorong sepeda motor korban untuk menghilangkan jejak," tuturnya.

Saat membuang motor korban, pelaku dibantu oleh Yongki yang juga sama-sama berangkat dari Klaten. Dari tangan pelaku, polisi menyita ponsel, uang tunai dan sepeda motor bernomor polisi AD 3389 ES dan sebuah sepeda motor pelaku bernomor polisi AD 5348 GQ. 

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP, junto Pasal 53 KUHP tentang pembunuhan berencana atau Pasal 338 KUHP junto pasal 53 tentang perencanaan pembunuhan atau Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan.

"Maksimal hukumannya seumur hidup,"katanya

Kasatreskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo menambahkan, saat ini pelaku masih diperiksa intensif untuk mengetahui lebih pasti mengenai motif.

"Masih pemeriksaan awal, nanti kita akan periksa lebih intensif," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.