Tiga Bulan Sepi Penumpang, KM Egon Berhenti Singgah di Pelabuhan Nunukan

Kompas.com - 25/01/2018, 17:51 WIB
Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid menanggapi soal KM Egon yang baru tiga bulan menyinggahi Pelabuhan Tunontaka Nunukan terpaksa berhenti sandar di wilayah perbatasan karena sepinya penumpang. KOMPAS.com/SUKOCO Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid menanggapi soal KM Egon yang baru tiga bulan menyinggahi Pelabuhan Tunontaka Nunukan terpaksa berhenti sandar di wilayah perbatasan karena sepinya penumpang.

NUNUKAN, KOMPAS.com - KM Egon, kapal roro milik PT Pelni, terancam menghentikan operasinya menyinggahi pelabuhan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

General Manager PT Pelindo IV (Persero) Cabang Nunukan Muhammad Ilyas mengatakan, alasan kapal yang mulai berlayar ke Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, sejak pertengahan Oktober 2017 itu berhenti karena jalur Surabaya-Nunukan sepi penumpang.

“Itu kalau kosong terus, sepi muatan, apa bakal bertahan?” ujar Muhammad Ilyas, Kamis (25/1/2018).

Sementara itu, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid mengaku memahami tindakan PT Pelni menghentikan operasional KM Egon dari Surabaya ke Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, karena sepi penumpang.


Baca juga: Cuaca Ekstrem, Keberangkatan Kapal Roro Tujuan Batam-Lingga Ditunda Kembali

 

Menurut dia, kedatangan KM Egon merupakan realisasi janji saat kampanye kepada pengusaha yang membutuhkan jasa angkutan barang dari Surabaya.

“Memang kurang penumpangnya kali. Itu kan semua masyarakat di Nunukan, khususnya Jawa, minta rute itu dibuka. Kalau memang tidak menutupi operasionalnya, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Laura.

Dia menambahkan, sepinya penumpang KM Egon diperkirakan karena penumpang kapal dari Nunukan ke Surabaya memilih menggunakan pesawat terbang daripada kapal laut. Sebab, perjalanan kapal laut itu banyak singgah di pelabuhan yang dilewati.

”Mungkin banyak yang lebih memilih pesawat udara ke Surabaya daripada kapal karena harus singgah dulu ke Sulawesi,” ucap Laura.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorErwin Hutapea
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X