Cegah Calo, Pemohon SIM di Gresik Tukar KTP dengan Kartu Akses Masuk

Kompas.com - 24/01/2018, 11:38 WIB
Polwan memandu seorang pemohon SIM yang hendak masuk ke dalam kantor pengurusan SIM di Satlantas Polres Gresik. KOMPAS.com / HamzahPolwan memandu seorang pemohon SIM yang hendak masuk ke dalam kantor pengurusan SIM di Satlantas Polres Gresik.
|
EditorFarid Assifa

GRESIK, KOMPAS.com – Mulai awal tahun 2018, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menerapkan sistem satu pintu alias one gate system bagi setiap pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM).

Ini diberlakukan guna mencegah praktik percaloan pengurusan SIM yang ada di lingkup wilayah Polres Gresik. Kebijakan ini sekaligus untuk mengembangkan beberapa aduan masyarakat terkait adanya praktik percaloan yang terjadi saat pengurusan SIM.

“Memang ada pemohon SIM pada tahun sebelumnya, yang sempat mengadu kepada kami bila ada praktik percaloan SIM. Tapi ketika kami telusuri, sampai saat ini belum menemukan. Untuk itu, kami terutama pimpinan (kasatlantas) ingin menjaganya dengan penerapan one gate system ini,” tutur Kanit Regident Satlantas Polres Gresik, Iptu Engkos Sarkosi, Rabu (24/1/2018).

Dalam penerapan one gate system tersebut, pihak kepolisian mengawasi ketat pemohon SIM. Karena mulai dari depan pintu masuk, setiap pemohon SIM sudah dimintai keterangan maksud kedatangan dengan bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP) ditinggal di meja petugas, kemudian diganti oleh sebuah kartu yang telah disiapkan oleh petugas.

“Kartu itu berfungsi sebagai will pass bagi pemohon SIM, sehingga mereka yang menemani atau saudaranya tidak bisa masuk dalam gedung pelayanan. Karena pengantar hanya diperbolehkan menunggu di halaman Satlantas saja,” terangnya.

Baca juga : Warga Domisili di Luar Bogor Kini Bisa Buat SIM di Polresta Bogor Kota

Engkos menjelaskan bahwa kartu tersebut berfungsi untuk membuka pintu gedung pengurusan SIM, dengan cara digesek pada alat sensor yang sudah tersedia di sebelah kanan pintu, sehingga hanya bisa digunakan hanya oleh satu pemohon SIM.

“Di samping itu, tepat setelah pemohon SIM masuk, kami juga tempatkan anggota yang berjaga untuk memantau guna memastikan mereka yang masuk adalah benar-benar pemohon SIM dan bukan orang lain,” ucap dia.

Penerapan one gate system ini sendiri diklaim oleh jajaran Satlantas Polres Gresik baru satu-satunya diterapkan di Jawa Timur. Sejauh ini, semua proses terpantau aman dan lancar tanpa kehadiran calo.

“Sepertinya lebih tertib dan tertata dengan model kayak gini, sebab semua sudah diatur sesuai jalur yang ditetapkan. Sehingga kita sebagai pemohon SIM lebih enak, karena langsung berhadapan dengan petugas tanpa khawatir adanya praktik percaloan,” ungkap salah satu calon pemohon SIM C, Ayuzas Akhirun Nisa (20).

Nisa, sapaan akrab Ayuzas Akhirun Nisa, mengaku, sebelumnya tidak mengetahui bahwa Satlantas Polres Gresik sudah mulai menerapkan one gate system. Akibatnya,rekan Nisa yang datang menemani harus rela menunggu di luar lantaran tidak bisa masuk ke ruang pelayanan.

“Iya nggak tahu, itu teman nggak bisa masuk, disuruh menunggu di tempat yang sudah disediakan. Karena terus terang saya nggak tahu kalau sudah diterapkan, sebab kemarin sih dengarnya baru sebatas sosialisasi,” ujar dia.

Baca juga : Pembuatan SIM Online Diuji Coba di Polres Karawang

Dari kabar yang sempat beredar di lapangan, untuk pengurusan SIM C, biasanya pihak calo meminta Rp 800.000. Padahal kalau diurus sendiri, pemohon SIM C hanya dikenakan biaya Rp 100.000.

Sementara untuk satu paket pengurusan SIM C dan SIM A, para calo biasa memberikan tarif Rp 1,5 juta. Padahal dalam biaya pengurusan yang tertera dalam catatan kepolisian, pengurusan SIM A hanya sebesar Rp 120.000.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengungkap Fakta Pembunuhan Sales Mobil, Bagi-bagi Uang Hasil Rampasan hingga Alasan Pelaku Kabur

Mengungkap Fakta Pembunuhan Sales Mobil, Bagi-bagi Uang Hasil Rampasan hingga Alasan Pelaku Kabur

Regional
Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Regional
Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Regional
Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah 'Hilang' 155 Tahun

Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah "Hilang" 155 Tahun

Regional
Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Regional
Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Regional
Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Regional
Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Regional
Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Regional
Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Regional
Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Regional
Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Regional
Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Regional
Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X