Dua Anjing Pitbull Penyerang Kakek hingga Tewas Kini Dikerangkeng

Kompas.com - 22/01/2018, 23:26 WIB
Dua anjing jenis pitbull diamankan di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Senin (22/1/2018). Anjing ini diamankan usai menyerang seorang warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat hingga tewas, Minggu (21/1/2018). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimDua anjing jenis pitbull diamankan di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Senin (22/1/2018). Anjing ini diamankan usai menyerang seorang warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat hingga tewas, Minggu (21/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea

KEDIRI, KOMPAS.com - Dua ekor anjing jenis pitbull yang menyerang seorang kakek hingga tewas di Kediri, Jawa Timur, untuk sementara waktu diamankan di Markas Polres Kediri.

Sepasang anjing yang terkenal tangguh itu ditempatkan secara bersamaan di suatu kerangkeng berjeruji besi yang ada tepat di belakang pos penjagaan Mapolres.

Kepala Sub-Bagian Humas Polres Kediri Ajun Komisaris Muklason mengatakan, pengamanan itu akan dilakukan selama berlangsungnya pemrosesan perkaranya.

Pihaknya tidak merasa kesulitan dalam penanganan dan perawatan karena di kesatuan juga ada unit K9.


"Di sini ada K9 khusus anjing, jadi sementara akan ditempatkan di situ," ujar Muklason, Senin (22/1/2018).

Sementara untuk pemilik anjing tersebut, Najam Zulkarnaen, Muklason mengungkapkan, juga berada di Mapolres untuk dimintai keterangan. Keterangannya dan tiga orang saksi lainnya dibutuhkan untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian dalam peristiwa itu.

Baca juga: Seorang Kakek Tewas Diserang 2 Anjing Pitbull, Pemilik Diperiksa

Sebelumnya diberitakan, Sarju (73), warga Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, tewas seusai diserang dua anjing sekaligus, Minggu (21/1/2018).

Dia diserang anjing penjaga kandang ayam milik tetangganya itu saat mencari kayu bakar di lahan kosong sekitar rumahnya.

Peristiwa itu baru diketahui warga saat Sarju sudah tergolek tanpa daya dengan dua anjing yang masih mengerubutinya. Warga yang berhasil menolongnya kemudian membawanya ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong karena luka di sekujur tubuhnya, terutama di bagian tangan dan kaki.

Seusai divisum, jenazah korban lalu dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan di desanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X