Kompas.com - 22/01/2018, 12:53 WIB
Dua anjing jenis pitbull diamankan di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Senin (22/1/2018). Anjing ini diamankan usai menyerang seorang warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat hingga tewas, Minggu (21/1/2018). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimDua anjing jenis pitbull diamankan di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Senin (22/1/2018). Anjing ini diamankan usai menyerang seorang warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat hingga tewas, Minggu (21/1/2018).
|
EditorCaroline Damanik

KEDIRI, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, masih melakukan penyelidikan usai peristiwa tewasnya seorang kakek tewas akibat diserang dua ekor anjing jenis pitbull hingga saat ini.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan, empat orang diperiksa terkait peristiwa itu, di antaranya Najam selaku pemilik anjing dan tiga orang lainnya yang mengetahui peristiwa itu.

"Hingga sekarang mereka masih kami mintai keterangan," ujar Hanif, Senin (22/1/2018).

Dari pemeriksaan awal, lanjut dia, anjing tersebut memang sengaja digunakan Najam untuk menjaga kandang ayam dan telah dipeliharanya selama setahun ini.

Soal asal mula penyerangan itu, pihaknya juga tengah menggali keterangan penyebab lepasnya anjing itu hingga memakan korban.

"Olah TKP baru akan dilakukan nanti," imbuhnya.

(Baca juga: Seorang Kakek di Kediri Tewas Setelah Diserang Dua Anjing)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, polisi telah mengamankan 2 ekor anjing jenis pitbull. Barang bukti lainnya masih dalam inventarisasi.

Sebelumnya, Sarju (73), warga Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, tewas seusai diserang dua anjing sekaligus, Minggu (21/1/2018).

Sarju mendapat serangan anjing buas itu saat mencari kayu seorang diri di sebuah lahan kosong di desanya.

Tidak ada yang mengetahui asal mula peristiwa itu karena warga baru tahu saat Sarju sudah dalam posisi telentang bersimbah darah dengan dua anjing itu masih menyerangnya.

Warga berupaya menolongnya lalu sempat juga membawanya ke rumah sakit. Namun nyawanya tetap tidak bisa terselamatkan akibat luka serius di sekujur tubuhnya.

Usai dari menjalani visum di rumah sakit, korban kemudian dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan hari itu juga.

 

Kompas TV 5 Negara Melarang Anjing Pitbull Dipelihara
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.