Penyebab Kematian 3 Bocah di Jombang Masih Misterius

Kompas.com - 17/01/2018, 12:14 WIB
Ilustrasi racun. ShutterstockIlustrasi racun.
EditorReni Susanti

JOMBANG, KOMPAS.com - Penyebab kematian tiga bocah di Jombang masih misteri. Sebelumnya, polisi menduga 3 bocah yang ditemukan tewas di kamar mandi bersama ibunya yang kini kritis di rumah sakit, karena meminum racun serangga.

Berdasarkan hasil sementara dari otopsi, ketiga anak itu tewas karena kehabisan napas. Namun polisi belum dapat memastikan penyebab kematian tiga bocah asal Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Mojoagung, Kabupaten Jombang itu karena cairan obat nyamuk atau faktor lain.

Tim medis RSUD Jombang, dr Heri Wibowo mengatakan, hasil otopsi tim medis RS Bhayangkara Kediri bisa saja menyebut ketiga korban meninggal mati karena kehabisan napas. Namun faktor utama penyebab tewasnya tiga bocah malang itu masih harus ditelusuri lebih jauh.

“Karena untuk mengetahui korban tewas akibat racun atau bukan, butuh penyelidikan medis yang benar-benar sesuai,” kata dr Heri kepada SURYA.co.id, Rabu (17/1/2018).


(Baca juga : Polisi Duga Asmara Jadi Motif Ibu dan 3 Anaknya Minum Racun Serangga)

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Jombang ini mengungkapkan, dari kaca mata medis, racun dalam tubuh mampu membuat seseorang kehabisan napas. Tapi itu membutuhkan proses cukup panjang.

“Kalau racun sudah masuk ke seluruh sel, bisa memutus oksigen. Dengan begitu, korban akan kehabisan oksigen kemudian meninggal. Prosesnya lumayan lama, tapi juga tergantung dosis racun yang masuk. Semakin besar, semakin cepat,” tuturnya.

Diperlukan tindakan medis mendalam guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Salah satunya mengecek kondisi lambung dan ginjal ketiga bocah tersebut.

“Jika lambung terdapat kandungan racun, kemudian di ginjal ditemukan kandungan racun yang cukup dan sesuai dengan kandungan racun serangga yang ditelan, kemungkinan besar ketiganya meninggal karena racun. Demikian juga sebaliknya,” jelasnya.

Namun jika tidak, harus ada observasi lebih lanjut. Karena berbagai faktor masih mungkin terjadi. “Misalnya, korban terlebih dahulu meninggal karena kehabisan napas baru kemudian diberi minum racun serangga,” jelasnya.

(Baca juga : Ibu Kritis dan 3 Anaknya Tewas di Kamar Mandi, Diduga Minum Racun)

Selain itu juga harus dilihat ada tanda-tanda luar atau tidak. Misalnya bekas cekikan, atau dibekap hingga kehabisan napas dan meninggal dunia.

“Yang disampaikan kepolisian hasil sementara. Perlu ada kejelasan penyebab kematian korban,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, digegerkan penemuan jenazah tiga anak kecil di dalam kamar mandi.

Ketiganya ditemukan bersama ibunya, yang masih bernapas namun dalam kondisi kritis. Di samping para korban, terdapat botol racun hama baygon. Ketiga bocah itu. Ketiga bocah yang tewas itu SA (7), BV (4) dan UF (4 bulan).

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Misteri Kematian 3 Bocah yang Minum Racun

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X