Sudirman Said: Impor Beras Bukan Solusi, Itu Malas Cari Jalan Keluar - Kompas.com

Sudirman Said: Impor Beras Bukan Solusi, Itu Malas Cari Jalan Keluar

Kompas.com - 16/01/2018, 08:09 WIB
Bakal calon gubernur Jateng Sudirman Said di Undip Semarang, Rabu (3/1/2018).KOMPAS.com/Nazar Nurdin Bakal calon gubernur Jateng Sudirman Said di Undip Semarang, Rabu (3/1/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com — Bakal calon gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said, mengomentari rencana pemerintah mengimpor beras 500.000 ton. Menurut mantan Menteri ESDM itu, cara itu bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan beras.

"Solusinya bukan impor. Itu bukan solusi. Itu hanya malas berpikir dan bekerja mencari jalan keluar," kata Sudirman, dikutip dalam siaran tertulisnya, Selasa (16/1/2018).

Mantan Direktur PT Pindad ini mengatakan, rencana pemerintah mengimpor beras sama halnya mematikan peluang para petani memproduksi beras. Padahal, masa panen petani sebentar lagi. Petani memang selalu menjadi korban dari permainan para saudagar.  

"Pemerintah harus turun tangan. Kalau tidak mampu membantu meringankan, sekurang-kurangnya tidak menambah beban para petani. Impor beras menambah beban petani," katanya.

(Baca juga: Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Impor Beras )

Karena itu, jika ia terpilih memimpin Jawa Tengah, ia akan tegas menolak beras impor masuk Jateng. Tidak hanya menyusahkan petani, masuknya beras impor juga dapat mematikan petani.

"Kalau saya gubernur, saya akan larang beras impor masuk Jateng," tambahnya.

Sudirman menambahkan, harga beras yang tergolong tinggi perlu distabilkan. Namun, pemerintah harus mencari solusi, tidak dengan cara mengimpor dari luar.

Terlebih di Jateng, ia optimistis produksi beras yang dihasilkan petani mampu mencukupi kebutuhannya sendiri. Sebab, ia menilai, ada hubungan yang tidak tepat soal kebutuhan beras dengan stok yang ada.

"Angka-angka yang saya pelajari bahwa Provinsi Jateng ini mampu mencukupi kebutuhan berasnya sendiri," ucapnya. 


EditorReni Susanti

Terkini Lainnya

OTT Kepala Daerah di Lampung Diduga Terkait Proyek Infrastruktur di Mesuji

OTT Kepala Daerah di Lampung Diduga Terkait Proyek Infrastruktur di Mesuji

Nasional
KPK Tangkap Tangan Kepala Daerah di Lampung

KPK Tangkap Tangan Kepala Daerah di Lampung

Nasional
Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Regional
Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Regional
Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Regional
Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Regional
Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Regional
Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Regional
Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Regional
Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Megapolitan
Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Regional
Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Megapolitan
Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Internasional
Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Regional

Close Ads X