Sejumlah Bupati dan Wali Kota Antar Ganjar-Yasin Daftar di KPU Jateng

Kompas.com - 09/01/2018, 16:07 WIB
Presconference paslon Ganjar-Yasin sebelum mendaftarkan diri ke KPU Jateng, Selasa (9/1/2018) Kompascom/Nazar NurdinPresconference paslon Ganjar-Yasin sebelum mendaftarkan diri ke KPU Jateng, Selasa (9/1/2018)
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin, mendaftar ke KPU Jateng, Selasa (9/1/2018) siang ini.

Pendaftaran paslon koalisi lintas partai itu tidak hanya diikuti tim sukses dan relawan, tetapi juga para bupati dan wali kota.

Pantauan Kompas.com di kantor KPU Jateng Selasa sore ini, para bupati dan wali kota di Jateng turut hadir. Sebagian mereka menggunakan identitas partai masing-masing, sisanya memilih pakaian biasa.

Para bupati dan wali kota berbaur dengan tim sukses dan relawan calon. Mereka antara lain Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan wakilnya, Hevearita G Rayahu; Bupati Grobogan Sri Sumarni; Bupati Purbalingga Tasdi; Bupati Kudus Musthofa, dan; Bupati Jepara Ahmad Marzuki.

Ada juga Bupati Rembang Abdul Hafiz, Wakil Bupati Brebes Narjo. Sejumlah anggota dewan DPRD Jateng dan kabupaten/kota dari partai pendukung juga terlihat ikut duduk di belakang kursi di kantor KPU.

Masing-masing ketua partai pengusung juga ikut menghantarkan. Mereka antara lain Ketua DPD PDI-P Bambang Wuryanto, Ketua Demokrat Jateng Rinto Basuki, Ketua DPW PPP Masrukan Syamsuri, Ketua DPW Nasdem Setyo Maharso.

Baca juga : Pakai Sarung, Gus Yasin Dampingi Ganjar Daftar di KPU Jateng

Rombongan paslon Ganjar-Taj Yasin tiba di KPU sekitar pukul 15.20 WIB. Pendaftaran molor lebih dari satu jam dari rencana sekitar pukul 14.00 WIB.

Pendaftaran diterima langsung oleh ketua KPU Jateng Joko Purnomo.

Kepada paslon, Joko meminta tim menyiapkan proses administrasi pendaftaran. Ia juga minta perwakilan partai untuk ikut proses verifikasi.

"Kami minta tiga syarat, pertama dokumen pencalonan, dokumen syarat calon," papar Joko.

Pendaftaran paslon Ganjar Yasin diwarnai pemandangan cukup menarik. Ganjar mendaftar mengenakan kemeja batik merah motif hitam, namun Taj Yasin memilih menggunakan seragam santri. Ia memakai kemeja putih, berpeci dan mengenakan sarung.

Baca juga : PDI-P: PKB Putus Komunikasi untuk Dukung Ganjar di Pilkada Jateng

Sebelum mendaftar, keduanya menunaikan salat zuhur terlebih dulu di masjid di kompleks DPD PDI-P. Taj Yasin bertindak sebagai imam, sementara Ganjar, tim sukses dan relawan sebagai makmum.

Selesai shalat, mereka menggelar pertemuan singkat dilanjut kegiatan konferensi pers. Setelah itu, pasangan diarak dengan menaiki andong dari kantor DPD PDI-P menuju kantor gubernur Jateng.

Dari lokasi itu, paslon menemui 3.000 relawan yang menampilkan kesenian nusantara. Di Jalan Pahlawan hingga Jalan Veteran atau di kantor KPU, paslon dan rombongan memilih berjalan kaki hingga tiba KPU sekitar pukul 15.20 WIB.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Regional
Kisah Pilu Balita Akhmad, Bermain Bola dan Terseret Ombak, Ditemukan Nelayan 5 Hari Kemudian

Kisah Pilu Balita Akhmad, Bermain Bola dan Terseret Ombak, Ditemukan Nelayan 5 Hari Kemudian

Regional
Usut Kasus Penganiayaan dan Pembubaran Acara Midodareni di Solo, Polisi: Tak Ada Ruang Bagi Kelompok Intoleran

Usut Kasus Penganiayaan dan Pembubaran Acara Midodareni di Solo, Polisi: Tak Ada Ruang Bagi Kelompok Intoleran

Regional
Dua WN Filipina Masuk Daftar Pemilih di Pilkada Sulut, Kantongi KK dan KTP

Dua WN Filipina Masuk Daftar Pemilih di Pilkada Sulut, Kantongi KK dan KTP

Regional
Ratusan Pelaku Seni Hiburan Gelar Aksi, Berharap Bisa Manggung Kembali

Ratusan Pelaku Seni Hiburan Gelar Aksi, Berharap Bisa Manggung Kembali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X