Koalisi Nasdem, Demokrat, dan Hanura Usung Haryo-Irawan pada Pilkada Temanggung

Kompas.com - 09/01/2018, 11:30 WIB
Haryo Dewandono dan Irawan Prasetyadi maju pada Pilkada Temanggung 2018, yang diusung Partai Nasdem, Demokrat, dan Hanura, Senin (8/1/2018). KOMPAS.com/Ika Fitriana Haryo Dewandono dan Irawan Prasetyadi maju pada Pilkada Temanggung 2018, yang diusung Partai Nasdem, Demokrat, dan Hanura, Senin (8/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Partai Nasdem, Demokrat, dan Hanura sepakat mengusung Haryo Dewandono dan Irawan Prasetyadi sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Temanggung 2018.

Ketua DPD Partai Nasdem Temanggung Muh Sayid menyatakan, dewan pimpinan pusat tiga partai itu kompak menjatuhkan rekomendasi kepada pasangan tersebut di Jakarta, Minggu (7/1/2018).

"Kami sepakat mengusung Haryo – Irawan sebagai pasangan cabup – cawabup Temanggung pada Pilkada 2018 ini. Rekomendasi dari DPP tiga partai turun bersamaan, ini rekor," kata Muh Sayid di Temanggung, Senin (8/1/2018).

Haryo menjelaskan, ada beberapa hal yang dimiliki Haryo Dewandono sehingga dia dinilai layak maju pada kontestasi Pilkada 2018. Sayid menyebutkan, Haryo merupakan salah seorang tokoh berpengaruh di Temanggung. Selain pengusaha, Haryo yang pensiunan PNS DLLAJR itu juga aktif di berbagai kegiatan olahraga dan sosial.

"Pak Haryo dekat dengan masyarakat," ucap Sayid.

Nama Haryo Dewandono pernah masuk bursa Pilkada Temanggung 2008, dengan hasil survei elektabilitas tertinggii versi lembaga survei Saeful Mujani. Namun, ketika itu Haryo masih berstatus PNS sehingga urung maju pada Pilkada 2008. Sedangkan saat ini Haryo sudah pensiun.

Baca juga: Pilkada Magelang dan Temanggung Dipastikan Tanpa Paslon Perseorangan

Sementara itu, nama Irawan Prasetyadi dianggap pantas maju kembali menjadi wakil bupati karena sudah berpengalaman pemerintahan periode sebelumnya alias petahana.

"Hasil survei elektabilitas juga tinggi, mencapai 48 persen," sebutnya.

Sayid mengungkapkan, koalisi partainya dengan Partai Demokrat dan Hanura merupakan koalisi baru dan di luar dugaan. Pasalnya, sejak awal Nasdem menjalin koalisi dengan PDI-P untuk mengusung petahana Bupati Temanggung, Mulyadi Bambang Sukarno dan Matoha.

Namun, dinamika politik bergerak cepat mendorong Nasdem mengambil opsi lain untuk membentuk koalisi baru dengan dua partai tersebut.

"Kami berkomunikasi dengan Demokrat dan Hanura sehingga tercapai kesepakatan politik untuk membentuk koalisi baru di luar koalisi yang sekarang sudah ada yang mengusung pasangan Bambang Sukarno-Matoha, Muhammad Al Khadziq-Heri Ibnu Wibowo," katanya.

Adapun harapan terbesar dari pasangan ini, kata Sayid, adalah terwujudnya Kabupaten Temanggung sebagai daerah dengan angka IPM yang terbaik. Saat ini angka IPM Temanggung nomor 26 dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

"Figur Haryo Dewandono yang pengusaha diharapkan mampu mendukung visi percepatan pembangunan ekonomi ini. Ditambah Irawan Prasetyadi yang petahana wabup tentu mengetahui seluk-beluk pemerintahan dan permasalahan yang ada,” urai Sayid.

Selanjutnya, pihaknya akan mendaftarkan pasangan Haryo Dewandono–Irawan Prasetyadi sebagai peserta pilkada ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung pada Rabu (10/1/2018).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X