Kompas.com - 30/11/2017, 19:34 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi
|
EditorReni Susanti

MAGELANG, KOMPAS.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Magelang dan Temanggung, Jawa Tengah, dipastikan tidak diikuti pasangan calon (paslon) perseorangan.

Sebab hingga batas waktu penyerahan syarat dukungan, Rabu (29/11/2017), tidak ada satu pun paslon yang datang.

"Selama empat hari kami buka, sejak Sabtu (25/11/2017) sampai Rabu (29/11/2017) pukul 24.00 WIB, tidak ada yang menyerahkan syarat dukungan untuk paslon perseorangan," ujar Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afifudin, Kamis (30/11/2017).

Afifudin mengatakan, sebelum ditutup, sebetulnya ada dua orang yang telah datang ke kantor KPU Magelang. Namun mereka hanya sebatas berkonsultasi untuk mendaftar sebagai bupati dan wakil bupati dari jalur non-partai.

"Tapi sampai hari terakhir tidak ada tanda-tanda keduanya menyerahkan syarat dukungan," ujarnya.

(Baca juga : Perludem: Syarat Calon Perseorangan di Pilkada Terlalu Berat )

Adapun syarat dukungan yang harus dipenuhi paslon jalur perseorangan adalah formulir dukungan dan fotokopi e-KTP pendukung minimal 71.973 lembar. Seluruh pendukung harus tersebar minimal di 11 dari 21 Kecamatan di Kabupaten Magelang.

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Temanggung. Komisioner KPU setempat, Ari Murti Hendrowardani menuturkan, dengan tidak adanya paslon perseorangan yang mengumpulkan syarat dukungan maka otomatis tidak ada paslon perseorangan yang maju pada Pilkada Temanggung, 2018 mendatang.

"Pada tahapan penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan hingga hari terakhir pukul 24.00 WIB tidak ada bakal pasangan calon perseorangan yang hadir," katanya.

Sebelumnya juga tidak ada bakal paslon perseorangan yang datang ke KPU untuk meminta user name dan password guna mengunduh data syarat dukungan.

 

(Baca juga : Pilkada 2018, Wali Kota Makassar Daftar lewat Jalur Perseorangan)

Tahapan selanjutnya, sambung Ari, adalah pengumuman pendaftaran bakal calon dari partai politik mulai 1-7 Januari 2018, kemudian pembukaan pendaftaran pada 8-10 Januari 2018.

Selain itu, pihaknya juga tengah intensif berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) untuk membentuk tim pemeriksaan kesehatan paslon. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X