Terkait OTT, Wali Kota Palangkaraya Diperiksa Ditreskrimsus Polda Kalteng

Kompas.com - 05/01/2018, 19:50 WIB
Wali Kota Palangkaraya Riban Satya saat mendatangi Ditreskrimsus Polda Kalimantan Tengah untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (5/1/2018). Wali Kota Palangkaraya Riban Satya saat mendatangi Ditreskrimsus Polda Kalimantan Tengah untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (5/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Aparat Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Kalimantan Tengah memeriksa Wali Kota Palangkaraya Riban Satya, Jumat (5/1/2018), terkait dugaan keterlibatan dalam operasi tangkap tangan (OTT) beserta uang Rp 30 juta pada akhir 2017 terhadap dua orang aparatur sipil negara (ASN).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Sumarto mengatakan, pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Riban Satya sebagai saksi terkait OTT atas uang sebesar Rp 30 juta yang diambil oleh Penyang, seorang pegawai pada Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Palangkaraya, dari Yahya, Bendahara Sekretariat Daerah Kota Palangkaraya, pada akhir 2017.

“Tim penyidik sudah memeriksa secara intensif dua orang yang sudah lebih dahulu diamankan, yaitu Saudara Penyang dan Saudara Yahya, di lingkungan kantor Pemerintah Kota Palangkaraya. Setelah memanggil dan memeriksa Sekda Kota Palangkaraya, sekarang tim penyidik juga memanggil Wali Kota Palangkaraya sebagai saksi atas kasus OTT tersebut,” kata Sumarto di depan Ruang Ditreskrimsus Polda Kalteng, Jumat (5/1/2018). 

Baca juga: Kronologi Operasi Tangkap Tangan Bupati Hulu Sungai Tengah

Wali Kota Palangkaraya tiba di Mapolda Kalteng sekitar pukul 09.00 WIB untuk memenuhi panggilan tersebut. Tanpa memberikan komentar apa pun kepada awak media, dia langsung masuk menuju ruang pemeriksaan.

“Hingga kini semua masih berstatus sebagai saksi, tetapi tim penyidik akan terus mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan siapa saja bisa dijadikan tersangka apabila terbukti terlibat dalam kasus OTT pungli tersebut,” tambah Sumarto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Riban Satya mengatakan bahwa saat ini dirinya dipanggil sebagai saksi dalam kasus OTT pungli di lingkungan kantor Pemerintah Kota Palangkaraya.

“Sebagai warga negara dan kepala daerah, saya memenuhi panggilan dari Ditreskrimsus Polda untuk bisa memberikan keterangan atas kasus OTT pungli di lingkungan kantor Pemerintahan Kota Palangkaraya. Namun, semua kita serahkan kepada proses hukum yang berjalan,” kata Riban Satya setelah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Mapolda Kalteng.

Kompas TV Tahun 2017 merupakan tahun dengan operasi tangkap tangan terbanyak yang dilakukan KPK.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.