Puting Beliung Landa Salatiga, 6.000 Ekor Ayam Mati Tertimpa Kandang

Kompas.com - 01/01/2018, 05:41 WIB
Ilustrasi puting beliung KOMPAS.COM/ M WismabrataIlustrasi puting beliung
|
EditorFarid Assifa

SALATIGA, KOMPAS.com - Sedikitnya dua rumah warga rusak dan dua kandang ayam roboh akibat terjangan puting beliung di Dusun Kepundung, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Minggu (31/12/2017) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namum sebanyak 4.000 ekor ayam mati tertimpa kandang ayam yang roboh. Selain itu, dua warga dilaporkan menderita luka ringan akibat peristiwa itu.

Ridwan (35), pemilik dua buah kandang ayam yang rata dengan tanah mengungkapkan, saat kejadian salah satu pekerjanya sedang berada di kandang. Namun dia berhasil menyelamatkan diri dengan cara lari ke sawah saat angin menerjang kandangnya.

"Sekitar 4.000 ekor ayam berusia dua minggu mati, ada yang selamat belum sempat dihitung," kata Ridwan.

Ia mengaku menderita kerugian sebesar Rp 125 juta akibat kejadian itu. Satu kandang berukuran 9 x 45 meter berisi 3.200 ekor ayam roboh total, sedangkan satu kandang lagi berukuran 2.8x14 meter atapnya terbawa angin.

"Kerugiannya sekitar Rp 110 juta, terus satu lagi sekitar Rp 15 juta," imbuhnya.

Baca juga : Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Barru Sulsel Rusak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara kandang ayam lainnya milik Mansur (45) juga roboh dan menimpa anak ayam sekitar 2.000 ekor hingga mati. Kerugian ditaksir sekitar Rp 45 juta.

Selain kandang ayam, dua rumah warga juga terdampak bencana ini. Salah satunya milik Juwenah (70), namun saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong.

"Ini rumah ibu saya, Juwenah tapi sedang menengok cucu di Jakarta. Saat saya ke sini sudah banyak orang berkumpul," kata Saefudin (34), salah satu anak Juwenah.

Rumah berdinding kayu jati tersebut rusak di bagian atap, teras, ruang utama dan dapur akibat tertimpa batang pohon kelapa. Kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

"Teras ukuran 2,5 meter dan panjang 10 meter kayu-kayu dan gentengnya rusak. Ada pohon sengon dan kelapa yang ambruk, sampai bagian dapur yang kena," ujarnya.

Selain rumah milik Juwenah, angin puting beliung juga mengakibatkan rumpun pohon bambu roboh menimpa bagian depan rumah milik Mat Yasin.

Baca juga : Puting Beliung Terjang Desa Pesisir di Bireuen, 15 Rumah Hancur

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto saat dihubungi mengaku sudah mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut. Pihaknya akan kembali melakukan pengecekan ke lokasi.

"Sementara datanya demikian, besok baru akan kita cek ke lapangan," kata Heru.

Kompas TV Warga terpaksa mengungsi ke kantor desa dan masjid setempat.




Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X