Tahun Baru Terakhir sebagai Bupati, Dedi Mulyadi Layani Petugas Kebersihan

Kompas.com - 31/12/2017, 22:31 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, saat berubah profesi menjadi pelayan ratusan petugas kebersihan dalam acara rutin tahun baru Tukar Nasib, Minggu (31/12/2017). KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHABupati Purwakarta Dedi Mulyadi, saat berubah profesi menjadi pelayan ratusan petugas kebersihan dalam acara rutin tahun baru Tukar Nasib, Minggu (31/12/2017).
|
EditorKurnia Sari Aziza

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menggelar acara "Tukar Nasib", Minggu (31/12/2017) malam.

Dedi bersama para pejabat di Pemkab Purwakarta bertukar peran dengan petugas kebersihan. Sementara petugas kebersihan menjadi pejabat.

"Setiap malam tahun baru, pasti ada acara yang membuat kami bahagia. Kami biasa dilayani pejabat semalaman penuh di sini, disediakan makanan, pakai pakaian pejabat, dan dilayani pejabat segala sesuatunya," kata salah seorang petugas kebersihan, Eman (55), di Purwakarta.

Ia bersama rekan-rekannya sesama petugas kebersihan merasa sedih, karena ini adalah tahun baru terakhir Dedi sebagai Bupati Purwakarta.


"Dalam kebahagiaan kami malam ini ada kesedihan yang mendalam, karena Pak Bupati jabatannya akan segera berakhir. Ini malam tahun baru terakhirnya menjabat sebagai bupati," ujarnya terisak.

Baca juga: Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil Dianggap Kepala Daerah Terpegah 2017

Dalam acara ini, petugas kebersihan dijamu oleh para pejabat. Petugas kebersihan yang ingin makan atau minum, tinggal meminta kepada para pejabat yang semalaman menjadi pelayan.

"Para pejabat yang meminta kami jangan sungkan untuk minta apa-apa semalaman dalam acara ini. Bahkan Pak Bupati secara terang-terangan menjadi pelayan kami dan membersihkan piring bekas makan kami. Saya bangga kepada Pak Dedi sebagai pemimpin kami," kata Eman.

Sementara itu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap malam pergantian tahun. Ia membenarkan, malam tahun baru kali ini merupakan momen terakhir dirinya menjabat Bupati Purwakarta.

Baca juga: Golkar Nilai Deddy - Dedi Bisa Jadi Pemersatu Masyarakat Jabar

"Kegiatan rutin malam tahun baru ini terakhir kalinya dalam jabatan saya, soalnya jabatan bupati di Purwakarta berakhir pada 12 Februari 2018 nanti. Jadi, saya sekaligus pamit dan meminta maaf kepada seluruh petugas kebersihan yang sudah bekerja ekstra keras dalam pengabdiannya selama ini," ujar Dedi kepada wartawan.

Sampai berita ini diturunkan, ratusan petugas kebersihan dilayani sebagai pejabat. Mulai dari meja, kursi pejabat, panggung hiburan musik disuguhkan untuk para petugas kebersihan. Berbagai jamuan makanan disediakan untuk kebutuhan mereka sampai malam hari. Mereka juga berdandan selayaknya seperti pejabat selama mengikuti acara tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Regional
Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X