Kompas.com - 30/12/2017, 18:40 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kiri), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kanan) saat menghadiri dialog terbuka di Universitas Indonesia (UI). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNABupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kiri), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kanan) saat menghadiri dialog terbuka di Universitas Indonesia (UI).
Penulis Reni Susanti
|
EditorBayu Galih

BANDUNG, KOMPAS.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi bupati paling banyak muncul (terpegah) pada 2017. Sedangkan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi wali kota terpegah, juga paling banyak memberikan pernyataan (tervokal) di media.

Hal tersebut merupakan hasil penelitian Indonesia Indicator (I2) pada 1.909 media daring di Indonesia selama 2017. Penelitian dilakukan menggunakan piranti lunak berbasis artificial intelligence (AI).

"Bupati Purwakarta merupakan figur terbanyak diberitakan media sepanjang 2017 dengan jumlah pemberitaannya mencapai 11.570 berita, atau rata-rata 34 berita per hari," kata Rustika dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (30/12/2017).

Sementara itu, berdasarkan framing media berdasarkan judul pemberitaan, Dedi Mulyadi mendapatkan sentimen positif netral sebanyak 80 persen. Adapun sentimen negatif tercatat sebanyak 20 persen.

(Baca juga: Golkar Pilih Dedi Mulyadi, Ridwan Kamil Ikut Bergembira)

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat sesi foto di kantor redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Selasa (24/10/2017). Dedi Mulyadi digadang-gadang menjadi salah satu kandidat calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat sesi foto di kantor redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Selasa (24/10/2017). Dedi Mulyadi digadang-gadang menjadi salah satu kandidat calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018.
Berdasarkan catatan I2, dari 10 urutan nama bupati terpegah, terdapat dua nama yang berkasus dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, yakni Bupati Klaten Sri Hartini serta Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Posisi Rita sendiri, kata Rustika, sebelumnya sudah dikenal aktif dan di-frame positif sebelum bermasalah dengan KPK.

"Keterpegahannya di media tampak lebih menunjukkan aspek notorious-nya (dikenal buruk) pada sisi Sri Hartini. Sementara, Rita Widyasari sejauh ini cukup menonjol dan positif di media sebelum terkena kasus di KPK," ucap Rustika.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bupati terpegah kedua ditempati Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan 8.862 berita. Peringkat ketiga ditempati Bupati Malang Rendra Kresna.

Sedangkan, posisi keempat ditempati Bupati Klaten Sri Hartini dengan 3.532 berita, dan posisi kelima ditempati Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Posisi keenam hingga ke-10 ditempati Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari 3.241 berita, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan dengan 3.147 berita, Bupati Bengkulu Amril Mukminin dengan 2.632 berita, Bupati Siak Syamsuar dengan 2.576 berita, serta Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum dengan 2.349 berita.

Selain melakukan riset terkait figur bupati terbanyak dibicarakan, I2 menelusuri figur-figur yang mendapat panggung terbesar di media. Panggung ini diberikan karena pernyataannya dianggap cukup menarik sehingga banyak dikutip media.

Adapun bupati yang paling banyak bersuara di media adalah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan 25.497 pernyataan. Peningkatan pernyataan ini dikaitkan dengan masuknya Abdullah Azwar Anas dalam pencalonannya sebagai cawagub Jawa Timur, bersama Saifullah Yusuf.

Posisi berikutnya diisi Dedi Mulyadi (21.496 pernyataan) dan Rendra Kresna (18.493 pernyataan). Tiga figur ini, selain sebagai tokoh yang paling banyak diberitakan, mereka juga merupakan figur bupati tervokal.

Dua nama lain yang masuk sebagai bupati tervokal adalah Nurhayanti, Bupati Bogor, serta JR Saragih, Bupati Simalungun.

(Baca juga: Ridwan Kamil: Di Pilkada Jabar Penuh Drama)

Wali kota tervokal 

Berdasarkan hasil riset I2, Ridwan Kamil tampil menjadi wali kota tervokal di 2017. Pernyataan Ridwan Kamil dikutip media massa pada 2017 sebanyak 8.587 kali.

Ekspose Wali Kota Bandung ini turut terdongkrak karena keikutsertaannya sebagai salah satu bakal calon gubernur Jawa Barat. Secara keseluruhan, media memberikan framing positif netral sebesar 82 persen, dan sentimen negatif sebesar 18 persen selama setahun terakhir.

Posisi kedua ditempati Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dengan 6.579 pernyataan. Kemudian Wali Kota Jambi Syarif Fasha (4.360 pernyataan). Posisi kelima ditempati Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (3.908 pernyataan). Posisi kelima Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (3.596 pernyataan).

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui dalam acara Bandung Menjawab, Selasa (19/9/2017)KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui dalam acara Bandung Menjawab, Selasa (19/9/2017)
Wali kota tervokal keenam hingga ke-10 ditempati Wali Kota Tangerang Arief F Wismansyah (3.167 pernyataan), Wali Kota Tanjung Pinang Lis Darmawan (2.830 pernyataan), Wali Kota Bogor Bima Arya (2.737 pernyataan), Wali Kota Makassar Danny Pomanto (2.505 pernyataan), serta Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution (2.332 berita).

"Dalam hal 10 wali kota terpegah 2017, Medan menjadi juaranya. Hal ini terjadi karena satu-satunya daerah yang wali kota dan wakil wali kota masuk dalam 10 wali kota terpegah 2017," ujar Rustika.

Meski Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution masuk dalam sepuluh besar terpegah, Ridwan Kamil tercatat sebagai wali kota terpegah pada 2017 berdasarkan riset I2. 

Adapun Urutan 10 wali kota terpegah 2017 adalah Ridwan Kamil, Mahyeldi Ansharullah, Tri Rismaharini, Danny Pomanto, Dzulmi Eldin, Syarif Fasha, Rahmat Effendi, Akhyar Nasution, Arief F Firmansyah, serta Airin Rachmi.

(Baca juga: Kader Golkar Tolak Penyandingan Dedi Mulyadi-Ridwan Kamil)

Gubernur terpegah

Hasil riset I2 juga mencatat sepuluh nama gubernur/wagub terpegah sepanjang 2017. Di antaranya diisi para gubernur dari wilayah Jawa, Sumatra, dan Sulawesi Selatan. Terutama, wilayah yang akan menjalani Pilkada 2018, serta penyelenggaraan Asian Games.

Berturut-turut nama mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (17.909 berita), Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi (15.622 berita), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (15.047 berita), Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (13.796 berita).

Kemudian Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (13.118 berita), Gubernur Riau Arsyajuliandi Rachman (10.841 berita), Gubernur Jawa Timur Soekarwo (10.567 berita), Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (9630 berita), Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin (8964 berita), dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf (7631 berita).

Gubernur Tervokal 2017, ditempati Ahmad Heryawan, Ganjar Pranowo, Tengku Erry Nuradi, Deddy Mizwar, Zumi Zola, Soekarwo, Saifullah Yusuf, Alex Noerdin, Syahrul Yasin Limpo, serta Made Mangku Pastika.

Dalam hal framing pemberitaan, ungkap Rustika, Ahmad Heryawan didominasi oleh sentimen netral positif sebesar 87 persen, dan sentimen negatif sebesar 13 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X