Kompas.com - 31/12/2017, 15:01 WIB
Warga Desa Tanjug Dayang Ogan Ilir memanfaatkan air banjir yang menggenagi halaman rumahnya untuk mencuci sepeda motor KOMPAS.com/Amriza NursatriaWarga Desa Tanjug Dayang Ogan Ilir memanfaatkan air banjir yang menggenagi halaman rumahnya untuk mencuci sepeda motor

INDRALAYA, KOMPAS.com - Warga Desa Tanjung Dayang, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terancam melewati malam pergantian tahun dari tahun 2017 ke tahun 2018 di tengah banjir.

Pasalnya, hujan yang turun terus-menerus beberapa hari ini mengakibatkan sungai dan rawa di belakang desa meluap dan merendam rumah mereka.

Rumah yang yang terendam banjir jumlahnya mencapai puluhan dan lokasinya tepat berada di sisi jalan lintas timur Palembang-Lampung. Kedalaman banjir bervariasi antara 30 centi meter hingga 1 meter.

Banjir juga mulai membuat aktivitas warga terganggu.

Seorang warga yang akan menggelar acara hajatan terpaksa memasang tenda di lahan sempit tersisa yang belum terendam. Sementara kaum perempuan memanfaatkan air banjir untuk mencuci peralatan tumah tangga.

Baca juga : Pondok Pesantren di OKI Terendam Banjir hingga Satu Meter

Zaluyah, warga setempat, Minggu (31/12/2017), mengatakan, banjir yang merendam puluhan rumah di desanya sudah berlangsung seminggu. Banjir berasal dari luapan air sungai di belakang desa dan curah hujan yang tinggi.

Meksi belum begitu mengganggu aktivitas warga, namum Zaluyah terpaksa memindahkan barang-barang mereka yang ada di bagian bawah rumah ke bagian atas.

“Memang belum ada warga yang terkena penyakit, kami terpaksa memindahkan barang yang ada di bagian bawah agar tidak rusak oleh banjir,” katanya

Banjir juga dimanfaatkan warga untuk mencuci sepeda motor. Sedangkan bagi anak-anak banjer dijadikan sarana untuk mandi dan bermain.

Sementara dari pantauan, itu jika cuaca terus mendung dan hujan tetap turun maka diprediksi permukaan banjir akan terus meningkat.

Kompas TV Warga Manfaatkan Material Bekas Banjir Lahar untuk Dijual
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.