Kompas.com - 13/12/2017, 10:56 WIB
Geruduk DPRD Sulbar, mahasiswa ambil alih sidang paripurna membahas dugaan penistaan terhadap Pancasila yang dilakukan Gubernur Sulbar. KOMPAS.ComGeruduk DPRD Sulbar, mahasiswa ambil alih sidang paripurna membahas dugaan penistaan terhadap Pancasila yang dilakukan Gubernur Sulbar.
|
EditorFarid Assifa

MAMUJU, KOMPAS.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia Mamuju, Sulawesi Barat, menggeruduk kantor DPRD Sulbar, Rabu (13/12/2017).

Mahasiswa yang kecewa karena anggota DPRD Sulbar tidak berkantor dan hanya mendapati ruang komisi dan ruang sidang paripurna kosong, langsung menggelar aksi teatrikal. Mereka mengambil alih ruang sidang paripurna dan menggelar "rapat paripurna". Pendemo pun "menetapkan" Gubernur Sulbar terbukti menista Pancasila.

Kedatangan mahasiswa kedua kalinya ini untuk memperjelas tuntutannya terkait pencopotan Gubernur Sulbar Ali Baal Masda yang dinilai telah sengaja menista Pancasila.

Meski gubenur sudah melakukan klarifikasi dan permintaan maaf bahwa dirinya tidak bermaksud mengubah susunan sila-sila Pancasila, namun para mahasiswa tetap menilai Gubernur Sulbar telah menistakan Pancasila.

“Kami kecewa terhadap kinerja DPRD Sulbar karena lamban dalam merespons kasus dugaan penistaan terhadap Pancasila. Hari in kami datang untuk kedua kalinya untuk menagih janji DPRD,” jelas Andi Negara, koordinator lapangan saat pimpin "rapat paripurna".

Baca juga : Akui Salah Baca Teks Pancasila, Gubernur Sulbar Usulkan Rombak Urutan Sila

Usai menggelar aksi teaterikal, para mahasiwa langsung keluar dari ruang sidang paripurna dan melanjutkan aksinya di lantai dasar kantor DPRD Sulbar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aksi mahasiswa yang menggeruduk kantor DPRD Sulbar tersebut membuat puluhan staf di sana kaget dan berhamburan keluar ruangan.

Baca juga : Viral, Video Gubernur Sulbar Salah Baca Teks Pancasila

Sebelumnya aksi mahasiswa ditemui dua anggota DPRD, dan kedua wakil rakyat itu menyatakan setuju dengan tuntutan mahasiswa, dan berjanji akan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Namun kedatangan massa mahasiswa pekan lalu hanya ditemui 2 dari 45 anggota DPRD Sulbar.

Kompas TV Nama Yusril Izha Mahendra muncul setelah Rizieq Shibab melalui kuasa hukumnya mengajukan beberapa nama saksi untuk meringankannya dari kasus dugaan penodaan Pancasila. Pakar hukum tata negara ini mengaku bersedia untuk meluruskan pokok persoalan yang menimpa Rizieq Shihab. Ia mengklaim memiliki pengetahuan yang kuat soal sejarah ketatanegaraan dan Pancasila. Nantinya, ia akan memberi keterangan terkait rekaman ceramah Rizieq Shihab yang diduga mengandung unsur penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Presiden pertama RI Soekarno.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.