Kompas.com - 03/12/2017, 18:41 WIB
Polisi dan Tim BPBD Aceh Utara mengevakuasi korban banjir di Desa Hagu, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Sabtu (2/12/207). Kompas.com/MasriadiPolisi dan Tim BPBD Aceh Utara mengevakuasi korban banjir di Desa Hagu, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Sabtu (2/12/207).
|
EditorAprillia Ika

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Jalan lintas di Desa Rayeuk Kuta, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara mendadak berubah seperti lautan. Air membuncah ke seluruh kawasan yang menghubungkan Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara itu.

Di samping jalan terdapat pesantren yang seluruhnya terendam banjir. Beruntung, santri dievakuasi ke lantai dua. Kawasan itu rutin langganan banjir.

Data Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, menyebutkan Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Tanah Luas, dan Kecamatan Lhoksukon, merupakan kawasan kerap terendam banjir.

Puluhan tahun lalu, kawasan itu sudah rutin disapa ketika air Krueng (sungai) Keureuto dan Krueng Peuto meluap.

Salah seorang warga Desa Parang Sikureung, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Dahari, Minggu (3/12/2017) menyebutkan bagi warga kawasan itu banjir menjadi pemandangan sehari-hari. Apalagi, desa itu bersisian dengan sungai. Sehingga, rutin menjadi banjir.

Baca juga : Banjir Meluas di Aceh Utara, Ribuan Warga Mengungsi

“Harusnya ada program jangka pendek dan jangka panjang atasi banjir. Ini kami selalu rutin delapan atau sepuluh kali setahun merasakan banjir. Entah sampai kapan kami bebas dari banjir,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keluhan senada datang dari warga Pirak Timu, Aceh Utara, Faisal Razi. Dia meminta, agar Pemerintah Aceh Utara fokus mengatasi masalah banjir yang datang nyaris setiap bulan itu.

“Kalau kecamatan lainnya itu kan banjir hanya sesekali. Kami ini rutin, jadi harusnya ini bisa diatasi,” terangnya.

Setiap banjir, kata Faisal, kerugian masyarakat mencapai puluhan juta rupiah. Tanaman padi yang rutin merugi. “Belum lagi soal kerusakan rumah dan barang-barang lainnya,” sebutnya.

Dia mempertanyakan entah sampai kapan mereka terendam banjir. Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib menyatakan fokus mereka saat ini mengatasi dampak akibat banjir.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.