Kompas.com - 24/11/2017, 13:15 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj saat merilis refleksi akhir tahun di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj saat merilis refleksi akhir tahun di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016)
|
EditorCaroline Damanik

MATARAM, KOMPAS.com - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyampaikan pesan para kiai kepada Presiden RI Joko Widodo agar Pemerintah Indonesia memiliki menteri khusus bidang pesantren.

“Sudah saatnya Pemerintah Indonesia memiliki menteri bidang pesantren karena jumlah pesantren sudah lebih dari 20.000, tetapi tidak dianggap lembaga pendidikan, tidak dapat raskin, tidak dapat bantuan operasional sekolah, tidak pernah dapat slot APBD dan APBN,” katanya dalam sambutannya di Munas NU X di Mataram, Kamis (23/11/2017).

Said Aqil mengatakan, pada musim pilkada, bupati biasanya datang ke pesantren. Tetapi setelah pemilihan, tidak pernah lagi datang.

“Itu yang membedakan Pilkada dan Pil KB. Kalau pilkada sudah berhasil, lupa. Sedangkan pil KB, kalau lupa, berhasil,” tuturnya disambut tawa hadirin.

(Baca juga : Said Aqil: NU di Barisan Depan Kawal Keutuhan NKRI Kini dan Seterusnya)

Sebagai pimpinan NU, Said Aqil menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi dan mendoakan Jokowi mendapat pahala dan berkah. Doa itu disampikannya karena rasa syukurnya seetalah Presiden mencabut Peraturan Menteri Pendidikan RI tentang 5 hari sekolah.

Kata Said Aqil, jika ketentuan 5 hari sekolah dijalankan, anak-anak SD tak kenal agama. Keluar dari sekolah jam 4 sore, lanjut dia, madrasah-madrasah yang dibangun dari swadaya masyarakat akhirnya akan jadi kandang ayam atau kandang itik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Gurunya gajinya pakai yen, yen ono (kalau ada), yen keduman, yen eling (kalau ingat)” katanya dalam bahasa Jawa.

Dengan adanya 6 hari, menurut Said Aqil, Madrasah Diniyah akan kembali hidup menjadi sebuah lembaga pendidikan yang bertanggung jawab membentuk karakter bangsa sehingga sudah sepantasnya Madrasah Ibtidaiyah mendapatkan bantuan dari APBN.

 

 

Kompas TV Setelah dua hari berturut-turut didemo oleh warga Nahdatul Ulama dan PMII Lampung akhirnya Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan meminta maaf.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.