Satu Penambang Tewas Tertimpa Longsoran Tebing Batu di Kebumen

Kompas.com - 21/11/2017, 06:25 WIB
Petugas dari Polres Kebumen dan BPBD Kebumen mengevakuasi jasad Ahmad fauzan (35), seorang penambang yang tewas tertimpa longsoran tebing batu tebing batu andesit di Dukuh Era, Desa Karangkembang, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah, Senin (20/11/2017). Dokumen Humas Polres KebumanPetugas dari Polres Kebumen dan BPBD Kebumen mengevakuasi jasad Ahmad fauzan (35), seorang penambang yang tewas tertimpa longsoran tebing batu tebing batu andesit di Dukuh Era, Desa Karangkembang, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah, Senin (20/11/2017).
|
EditorFarid Assifa

KEBUMEN, KOMPAS.com - Sebuah tebing batu andesit di Dukuh Era, Desa Karangkembang, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah, longsor saat tengah ditambang, Senin (20/11/2017).

Akibatnya, seorang penambang yang saat itu tengah beroperasi bernama Ahmad Fauzan (35) dilaporkan tewas tertimpa reruntuhan batu.

Sementara dua korban lain dinyatakan selamat, masing-masing bernama Suradi (65) dan Ahmadi. Keduanya merupakan warga desa setempat dan mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, Ajun Komisaris Willy Budiyanto mengatakan, insiden maut itu terjadi sekitar pukul sekitar pukul 08.30 WIB. Ketiga korban melakukan penggalian batu di tanah milik Pardi dengan menggunakan peralatan tradisional berupa gancu atau belencong untuk membelah batuan.

Dari hasil olah TKP Tim Inafis, polisi menduga batu tebing longsor saat digali oleh korban Ahmad Fauzan. Korban jatuh dan tertimbun bongkahan batu besar sehingga meninggal di lokasi. Sementara dua korban lainnya lebih beruntung karena berada di posisi yang lebih rendah.

“Korban meninggal atas nama Ahmad Fauzan berada paling atas, sedang dua lainnya berada di bawahnya,” katanya.

Baca juga : Longsor Putuskan Akses Jalan Poros Mamasa-Toraja

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga berita ini diturunkan, Tim Inafis masih melakukan penyelidikan di lokasi penambangan. Belum diketahui penyebab pasti tebing tersebut gugur, seperti kesalahan teknik menambang maupun penyebab alam.

Baca juga : Aher: Jawa Barat Siaga Banjir dan Tanah Longsor

Kompas TV Tebing setinggi 20 meter longsor dan menutup jalan penghubung antar kabupaten.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.