Kompas.com - 06/11/2017, 21:59 WIB
Barang bukti praktik pungli paspor di Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalBarang bukti praktik pungli paspor di Surabaya.
|
EditorReni Susanti

SURABAYA, KOMPAS.com - Praktik pungutan liar (Pungli) pengurusan paspor di Surabaya diungkap Tim Saber Pungli Polrestabes Surabaya. Dalam praktiknya, calo biasa menemui pegawai kantor imigrasi setelah jam kerja untuk menyerahkan uang pelicin dari pemohon.

Tim Saber Pungli Polrestabes Surabaya menangkap tangan seorang pegawai dan seorang calo paspor di Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya pada Kamis (2/11/2017) pukul 18.00 WIB.

"Saat itu pelayanan sudah ditutup, calo masuk kantor dan menyerahkan uang pelicin kepada pegawai kantor imigrasi," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela, Senin (6/11/2017).

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan uang Rp 500.000 dalam sebuah amplop putih yang diletakkan di atas lima berkas dokumen pengurusan paspor. "Tim juga menemukan tas berwarna hitam berisi uang Rp 14 juta lebih. Diduga hasil pungli," jelasnya.

(Baca juga : Pungli Paspor di Surabaya, Pegawai dan Calo Imigrasi Jadi Tersangka)

Pungli tersebut untuk mempermudah dan mempercepat pengurusan paspor. Dengan membayar sejumlah uang kepada calo, pengurusan paspor menjadi lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

"Pemohon juga bisa order layanan lainnya perihal isi dokumen paspor," ujar Leonard.

Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan 2 tersangka, yakni pegawai yang menjabat salah seorang kepala sub seksi di Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya asal Jakarta Barat berinisial JPG berusia 34 tahun.

Sementara AW, seorang calo berusia 43 warga Kecamatan Benowo Surabaya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X