Kompas.com - 24/10/2017, 09:19 WIB
Aksi massa di depan kantor gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. KOMPAS.com/Citra IndrianiAksi massa di depan kantor gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
|
EditorReni Susanti

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ribuan pekerja dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) APRIL grup menolak regulasi tentang Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 17 tentang Pengolaan Lahan Gambut.

Permen 17 itu dinilai membuat resah karena mengancam nasib para pekerja yang bergantung di sektor industri kehutanan di Riau.

Penolakan Permen gambut ini ditandai dengan aksi demo yang dilakukan sekitar 5.000 buruh dan karyawan PT RAPP yang terancam dirumahkan akibat putusan Permen Gambut. Demo itu dilakukan di depan Kantor Gubernur Riau Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru.

Aksi demo itu berlangsung dari pukul 10.00 WIB dan berakhir jelang petang. Dalam tuntutannya, massa meminta Menteri LHK Siti Nurbaya memikirkan nasib pekerja dan tidak membuat peraturan yang membingungkan.

(Baca juga : Tahun Ini, Pemerintah Restorasi Lahan Gambut di 7 Provinsi)

Ketua Serikat Pekerja Bidang Kehutanan PT RAPP, Adlin mengutarakan, Permen Gambut harus dicabut. Hal itu sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan gugatan terkait Permen 17.

"Putusan MA sudah keluar, seharusnya Menteri LHK menjalankan perintah hakim MA Nomor 17/MenLHK/Setjen/Kum/.1/2/2017. Dimana dalam judicial review, SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Riau menggugurkan Permen nomor 17," ucapnya, Senin (23/10/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika Menteri LHK tetap memaksakan Permen 17 dipastikan akan terjadi PHK sekitar 90.000 pekerja dari sektor hulu dan hilir industri kehutanan. Saat ini saja, PT RAPP sudah merumahkan 4.600 tenaga kerjanya.

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengaku akan memperjuangkan nasib pekerja RAPP dan membicarakan hal tersebut ke pemerintah pusat. "Saya tentu menolak jika ada PHK massal," ucap Arsyadjuliandi Rachman.

(Baca juga : Kebakaran Lahan Gambut, Polres Aceh Barat Periksa 14 Orang)

Sebelumnya, di awal 2017, Menteri LHK mengeluarkan Permen tentang Pengolahan Lahan Gambut. Permen itu melarang perusahaan maupun individu mengelola lahan gambut. Regulasi ini banyak menuai pertentangan karena 60 persen dari luas wilayah di Riau adalah gambut.

Salah satu yang terdampak adalah PT RAPP karena konsesi Hutan Tanaman Industrinya (HTI) berdiri digambut. Menteri LHK beralasan pelarangan pengolahan gambut agar pemerintah konsentrasi mengembalikan gambut menjadi hutan alam sehinggu diterbitkan Permen.

Namun belakangan SPSI Riau melakukan judicial review atas Permen gambut. Hasilnya pada 2 Oktober 2017, hakim MA mengabulkan seluruh gugatan buruh.

Kompas TV Karena luasnya kebakaran lahan di Muara Enim, Sumatera Selatan, empat helikopter pembom air dikerahkan serentak untuk mempercepat pemadaman.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.