Ratusan Abang Becak di Kediri Demo Tolak Ojek "Online"

Kompas.com - 10/10/2017, 14:33 WIB
Salah satu poster yang dibawa para abang becak saat aksi unjuk rasa penolakan ojek online di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (10/10/2017). KOMPAS.com/M Agus Fauzul HakimSalah satu poster yang dibawa para abang becak saat aksi unjuk rasa penolakan ojek online di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (10/10/2017).
|
EditorReni Susanti


KEDIRI, KOMPAS.com- Seratusan abang becak dan pengemudi moda transportasi konvensional di Kota Kediri, Jawa Timur, berunjuk rasa menolak keberadaan transportasi umum online, Selasa (10/10/2017).

Dengan mengarak becaknya, mereka datang berbondong-bondong ke Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmad. 

Khusaeri, salah satu perwakilan pengunjukrasa mengatakan, keberadaan moda transportasi umum online telah merenggut ladang mata pencaharian para pengemudi konvensional.

"Gojek harus dibubarkan. Tidak hanya gojek, angkutan online lainnya juga harus bubar," tutur Khusaeri saat menggelar aksinya.

(Baca juga: Taksi dan Ojek Online Dilarang Beroperasi di Bandung)

Selain dianggap mengambil alih sumber pendapatan, mereka menyesalkan perilaku pengemudi ojek online di jalan raya yang membahayakan pengendara lainnya. Khusaeri mencontohkan pengemudi online yang mengoperasionalkan gadget saat mengemudi.

"Saya sendiri pernah hampir tertabrak karena mereka main hape di jalan raya," ujarnya.

Setelah beberapa lama menggelar aksinya, sekitar 10 orang perwakilan pengunjukrasa ditemui Sekda Kediri, Budwi Sunu.

Namun pengunjukrasa merasa tidak puas. Pertemuan itu dianggap belum menghasilkan solusi secara konkrit. Malah para abang becak diminta menunggu kebijakan yang akan diambil Pemkot.

"Kami disuruh menunggu. Tidak jelas sampai kapan menunggu itu," ungkap Khusaeri.

(Baca juga: Sering Diintimidasi, Ojek Online Unjuk Rasa di Pangkalan Ojek Konvensional)

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Bagian Humas Pemkot Kediri Apip Permana mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, regulasi terkait transportasi online bersifat nasional dan menjadi domain pemerintah pusat. 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Regional
Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Regional
Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Regional
Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

Regional
Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Regional
Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Regional
Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Regional
Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Regional
Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Regional
Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Regional
Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Regional
Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Regional
Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X