Ridwan Kamil: Kepala Dinas Sudah Ditegur, Kita Doakan Ini yang Terakhir

Kompas.com - 05/10/2017, 19:19 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan keterangan usai peresmian nama jalan di bawah Jembatan Jombor, Kabupaten Sleman, Selasa (3/10/2017) KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SWali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan keterangan usai peresmian nama jalan di bawah Jembatan Jombor, Kabupaten Sleman, Selasa (3/10/2017)
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan teguran keras kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Iskandar Zulkarnaen pasca-kejadian seorang turis asal Belanda patah kaki karena jatuh di trotoar di Jalan Dago yang berlubang.

Dinas dinilai lalai sehingga menyebabkan terlukanya Maria Jozefine Mathil, turis asal Belanda yang sedang menikmati liburan di Kota Bandung itu.

"Saya tegur. Kepala Dinas PU sudah saya kasih surat teguran agar tidak lagi terjadi masalah mendasar seperti ini di Kota Bandung yang pelan-pelan mewujudkan kota ramah pejalan kaki. Kita doakan ini yang terakhir dan tidak terjadi lagi," kata pria yang kerap disapa Emil ini setelah menjenguk Maria di RS Borromeus di Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Kamis (5/10/2017). 

(Baca juga:Turis Asal Belanda Patah Kaki Terperosok Trotoar Bolong di Bandung)

Selain memberikan teguran, Emil juga mengaku telah meminta Kepala Dinas PU untuk segera menutup trotoar yang bolong. Tidak hanya di Jalan Dago atas saja, tetapi juga di seluruh Kota Bandung.

"Saya perintahkan Kepala Dinas PU tidak hanya Jalan Dago saja, tapi jalan yang belum mendapat sentuhan project torotoar harus discaning, pastikan minimal tidak ada berlubang.

Selain itu, Dinas PU juga diminta untuk memetakan titik-titik trotoar yang bolong dan rusak untuk secepatnya diperbaiki.

"Jadi yang diperbaiki tidak hanya Jalan Dago saja. Saya minta Kepala Dinas PU dalam dua tiga hari ini memastikan titik yang berpotensi lubang itu diperbaiki, minimal menunggu ruas jalan tersentuh project trotoar," ucapnya.

Emil menjelaskan, setiap tahun, Pemerintah Kota Bandung mengaanggarkan lebih dari Rp 100 miliar untuk memperbaiki trotoar. Namun, lantaran dananya terbatas, perbaikan trotoar cantik sekelas Jalan Dago Bawah, Asia Afrika dan Jalan Sudirman belum bisa merata di seluruh wilayah, termasuk di Dago Atas.

"Saya sudah perintahkan Kepala Dinas PU, kalaupun belum ada proyek trotoar, minimal tidak ada yang mencelakakan. Sejak saya jadi wali kota, masalah ini diperbaiki betul-betul di mana-mana. Tujuannya supaya semua wilayah di Bandung nyaman walaupun ada kecolongan," tandasnya.

Kompas TV Penghina Ibu Negara Iriana Ditangkap di Palembang


?

?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X