Jarum Pentul Tertelan Saat Betulkan Jilbab, Anisa Segera Dioperasi

Kompas.com - 03/10/2017, 14:42 WIB
Anisa Salim (14) didampingi ibunya, Siti Jahroh saat terbaring di Ruang Kemuning RSHS Bandung, Selasa (3/11/2017) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIAnisa Salim (14) didampingi ibunya, Siti Jahroh saat terbaring di Ruang Kemuning RSHS Bandung, Selasa (3/11/2017)
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung telah menyiapkan tim untuk mengangkat jarum pentul yang tersangkut di saluran pernafasan Anisa Salim (14), gadis asal Sumedang yang tertelan jarum saat membetulkan jilbab.

Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, Nucki Nurjamsi Hidajat mengatakan, kondisi Anisa sudah siap untuk menjalani operasi yang rencananya dilakukan pada Kamis 5 Oktober 2017.

"Saat ini kondisi pasien secara umum baik dan dinyatakan siap untuk dilakukan operasi," ucap Nucki saat ditemui di RSHS Bandung, Jalan Pasteur, Selasa (3/10/2017).

Nucki menjelaskan, dari hasil rontgen jarum yang bersemayam di tubub Anisa berada di saluran pernafasan dengan posisi melintang. Kondisi itu membahayakan sebab ada kemungkinan jarum tersebut telah menancap pada salah satu organ pernafasan.

"Ini masuk saluran pernafasan dan cukup membahayakan. Saat masuk tertelan sampai ke bawah, hasil rontgen memperlihatkan jarum itu sampai ke percebanganan karina (antara paru-paru kiri dan kanan). Ini membahayakan tapi sifatnya tidak harus segera dilakukan tindakan," ucap Nucki.

"Ini bahaya karena benda metal, tajam sehingga tubuh bisa menimbulkan reaksi rangsangan ingin mengeluarkan, ada reflek batuk. Tapi bendanya kecil sehingga tidak menyumbat pernafasan," tambahnya.

(Baca juga: Jarum Pentul Tertelan Saat Betulkan Jilbab, Anisa Harus Dioperasi)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan, Siswi kelas III SMPN 1 Rancakalong, Kabupate Sumedang itu harus mendapat perawatan intensif setelah tak sengaja menelan jarum pentul. Hingga kini, jarum tersebut masih bersemayam di rongga pernafasan Anisa.

Insiden itu terjadi Senin (18/9/2017) lalu. Saat itu, Anisa sedang membetulkan jilbabnya di hadapan cermin kelasnya saat jam istirahat. Tangannya fokus merapikan kerudung, sementara mulutnya menjepit jarum yang hendak ia pasang.

Namun, pada saat bersamaan, badannya tersenggol salah seorang rekannya. Seketika jarum tersebut tertelan hingga masuk tenggorokannya.

"Lagi benerin kerudung tapi kayaknya ada yang nyenggol atau dorong enggak lihat dia sengaja atau tidak. Jarumnya langsung ketelen," kata Anisa.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X