Kronologi Penangkapan Pembunuh "Driver" Angkutan Online di Medan

Kompas.com - 26/09/2017, 20:38 WIB
Isak tangis keluarga sopir online almarhum David Simanjuntak saat jenazah tiba di rumah duka Jalan Kemiri II Gang Harjo, Medan, Minggu (24/9/2017). Sopir Grab David Simanjutak tewas tewas dibunuh kawanan perampok. Tribun Medan/Riski CahyadiIsak tangis keluarga sopir online almarhum David Simanjuntak saat jenazah tiba di rumah duka Jalan Kemiri II Gang Harjo, Medan, Minggu (24/9/2017). Sopir Grab David Simanjutak tewas tewas dibunuh kawanan perampok.
|
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Mailando Dewantoro (24) terlihat kelelahan karena lama berdiri. Mukanya ditutup topeng, tangannya diborgol. Dia adalah terduga otak pelaku perampokan yang mengakibatkan driver Grab Bike Riduan Limbong (33) tewas dengan tubuh penuh luka tusukan.

Lando, begitu biasa dia dipanggil, tidak sendirian melakukan perbuatan kejinya. Mantan wartawan harian lokal di Kota Medan ini mengajak Zailani Alias ZE (25), Harianto Alias Ari Tato (22), dan Ai yang saat ini sedang dalam pengejaran polisi. Zailani dan Harianto tewas ditembak karena melawan petugas.

"Semua perampok driver Grab itu melawan saat diamankan, makanya ditembak. Pelaku Harianto menyerang petugas dengan pisau, pelaku Zaelani melakukan perlawanan ketika polisi melakukan pengembangan," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, Selasa (26/9/2017).

Sementara itu, dua pelaku perampok supir Grab Car, diringkus saat mereka mengendarai mobil korban David Julher Simanjuntak (46), Jalan Kemiri II Gang Harjo Nomor 19, Kelurahan Sudirejo II, Medan.

(Baca juga: Ambillah Mobilnya, tetapi Jangan Nyawa Suamiku)

Polisi yang mengetahui keberadaan mereka melakukan penghadangan. Kedua berusaha kabur meski polisi sudah memberikan tembakan peringatan beberapa kali. Tepat di depan Toko Sinar Mulia Sejahtera di Jalan Pandu Medan, mobil menabrak pohon.

"Kedua pelaku keluar dari mobil dan masih berusaha kabur sambil melakukan perlawanan dengan menyerang aparat menggunakan pisau, akhirnya kita berikan tindakan tegas terukur terhadap pelaku. Aksi para pelaku yang merupakan kawanan begal ini sudah di luar batas kemanusiaan. Merampas harta sampai korbannya meninggal dunia," kata Paulus lagi.

Dari para pelaku diamankan barang bukti sepeda motor dan mobil yang digunakan para pelaku dan korban, STNK, KTP, SIM, ATM, kunci mobil, obeng, pisau belati dan pisau lipat, ponsel dan tas.

"Para pelaku kami kenakan Pasal 365 ayat 4 KUHPidana, ancam hukumannya adalah pidana mati atau penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara," tegasnya.

(Baca juga: Dua Hari, 2 Pengemudi Transportasi Online di Medan Tewas Dibunuh)

Pada Sabtu (23/9/2017) sekitar pukul 04.30 WIB, korban Riduan Limbong melintas di bundaran Hotel Pardede dengan membawa seorang penumpang. Datang empat laki-laki tidak dikenal menghampirinya lalu menikam dada, paha dan punggung belakang korban.

Satpam sebuah bank yang mendengar teriakan korban mendatangi lokasi dan melihat tiga pelaku melarikan diri sedangkan satu orang lagi tinggal di TKP.

Polisi dari Polsek Medan Baru sempat membawa korban ke RS Boloni. Namun karena alat kurang lengkap dan peralatan medis minim, korban dibawa lagi menuju RS Bhanyangkara Polda Sumut tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Malamnya, masih di hari yang sama, korban David Julher Simanjuntak mendapat orderan dari Jalan Sutomo Medan dengan tujuan Jalan Wahidin Medan. Besoknya, Minggu (24/9/2017) sekira pukul 01.00 WIB, korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan Sempurna Nomor 94, Kecamatan Medan Kota, tepatnya di depan Perumahan Giant House.

Petugas security perumahan yang pertama kali menemukannya, lalu melapor ke polisi. Polisi Sektor Medan Kota yang datang ke TKP dan melakukan identifikasi berhasil mengetahui korban adalah supir Grab Car. Setelah berkoordinasi dengan operator Grab, identitas korban diketahui.

 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tantang Petahana, PKB Usung Cucu Pendiri NU di Pilkada Kabupaten Malang

Tantang Petahana, PKB Usung Cucu Pendiri NU di Pilkada Kabupaten Malang

Regional
Seorang Remaja Cabuli Pacarnya, Terungkap Saat Orangtua Periksa Ponsel Korban

Seorang Remaja Cabuli Pacarnya, Terungkap Saat Orangtua Periksa Ponsel Korban

Regional
Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Regional
Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Regional
Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Regional
Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Regional
Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Regional
Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Regional
Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Regional
Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Regional
Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Regional
Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X