Dua Hari, 2 Pengemudi Transportasi Online di Medan Tewas Dibunuh

Kompas.com - 25/09/2017, 09:15 WIB
Putri David Simanjuntak memperlihatkan foto terakhir ayahnya sebelum dibunuh kawanan perampok Tribun Medan/VictoryPutri David Simanjuntak memperlihatkan foto terakhir ayahnya sebelum dibunuh kawanan perampok
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Dua pengemudi transportasi online tewas dibunuh dan dirampok di Kota Medan, Sumatera Utara, selama dua hari berturut-turut.

Ridwan Limbong (34) tewas ditikam kawanan perampok saat melintas di Jalan Juanda, dekat Hotel Pardede, Medan Polonia, Sabtu (23/9/2017), sedangkan David Julher Simanjuntak ditemukan tewas di sebuah parit di Jalan Sempurna, Minggu (24/9/2017) dini hari.

Keduanya tewas saat tengah mencari nafkah untuk anak dan istri di rumah.

"Kalau sudah terjadi, maka kami dari Sat Reskrim berupaya mengungkap," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febriansyah melalui pesan WhatsApp, Minggu siang.

Terkait upaya yang akan dilakukan Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk mencegah kejahatan jalanan serupa berulang, Febriansyah enggan berkomentar.

"Lagi di lapangan. Kerja, ngungkap dulu," ujarnya singkat.

Polrestabes Medan serta Polsek Medan Kota tengah memburu pelaku begal yang menewaskan David Julher Simanjuntak.

"Kami sedang keliling (mencari pelaku begal). Saat ini kami berada di daerah Pancing. Sudah tidak tidur ini dari tadi malam. Doakan saja segera ditangkap pelakunya," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budiman, via selular.

Dari informasi yang diperoleh, sebelum tewas, David Julher Simanjuntak baru saja mendapat pesanan penumpang dari Jalan Sutomo tujuan Jalan Wahidin sekitar pukul 19.00 WIB.

Adapun akun yang mengajukan orderan adalah akun anonim dengan nama Den'Gegana Gegana Polda Sumut (Brimob). Bahkan, nomor ponsel pemesan Grab tertera dalam aplikasi yang tersebar di media sosial para sopir Grab. 

Diduga, David dibunuh saat mengantarkan pelanggan lalu jasadnya dibuang ke dalam parit di depan rumah kos di Jalan Sempurna.

Jasad David ditemukan pertama kali oleh Hendro Siagian, pemilik kos. Dia langsung melapor ke Polsek Medan Kota.

 


Berita ini telah tayang di Tribun Medan, Minggu (24/9/2017), dengan judul: Dua Driver Grab Tewas Dibegal Dalam Dua Hari, Ini yang Dilakukan Polisi



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X