Berita Foto: Wali Kota Batu Eddy Rumpoko Ditangkap, dari Rumah Dinas hingga Gedung KPK

Kompas.com - 17/09/2017, 07:59 WIB
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (tengah) dengan penjagaan anggota Satbrimobda Jatim keluar dari ruang Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Sabtu (16/9). Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Walikota Batu Eddy Rumpoko dan satu orang pihak swasta di rumah dinasnya diduga terkait kasus suap proyek. ANTARA FOTO/M Risyal HidayatWali Kota Batu Eddy Rumpoko (tengah) dengan penjagaan anggota Satbrimobda Jatim keluar dari ruang Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Sabtu (16/9). Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Walikota Batu Eddy Rumpoko dan satu orang pihak swasta di rumah dinasnya diduga terkait kasus suap proyek.
|
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu, Jawa Timur, dalam operasi tangkap tangan di rumah dinasnya di Jalan Panglima Sudirman nomor 98 Kota Batu, Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Eddy yang sudah menjabat selama dua periode itu ditangkap bersama empat orang lainnya. Salah satu di antaranya adalah pihak swasta yang diduga memberikan sejumlah uang kepada Eddy Rumpoko. Uang itu diduga terkait dengan pelaksanaan proyek di Kota Batu.

"Sekitar lima orang diamankan, termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan," ujar Basaria melalui pesan singkat pada Sabtu malam.

(Baca juga: Sepak Terjang Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu Dua Periode yang Akan Segera Digantikan Istri)

Setelah ditangkap, wali kota dan empat orang lainnya dibawa ke Mapolda Jawa Timur untuk dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka tiba di Mapolda Jawa Timur sekitar pukul 17.30 WIB.

Setelah itu, Eddy Rumpoko bersama empat orang lainnya langsung diterbangkan ke Jakarta.

Sementara itu, suasana Rumah Dinas Wali Kota Batu tampak sepi pasca-operasi tangkap tangan. Tidak tampak aktivitas di dalam rumah dinas tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman rumah dinas masih dipadati oleh anggota Komunitas Honda CB yang sedang mengadakan kegiatan Jambore Daerah (Jamda) Jawa Timur. Kegiatan itu rencananya dibuka langsung oleh Eddy tetapi gagal karena Eddy terlebih dahulu diciduk KPK.

(Baca juga: KPK Tangkap Wali Kota Batu Eddy Rumpoko Saat Sedang Mandi)

Berikut ini, foto perjalanan Eddy Rumpoko dan rekannya mulai dari pemeriksaan di Surabaya, Jawa Timur, hingga tiba di Gedung KPK di Jakarta, serta suasana terakhir di rumahnya di Batu setelah OTT berlangsung.

 

 

Keterangan: Suasana di Rumah Dinas Wali Kota Batu Eddy Rumpoko pasca OTT oleh Penyidik KPK, Sabtu (16/9/2017).KOMPAS.com/ANDI HARTIK Keterangan: Suasana di Rumah Dinas Wali Kota Batu Eddy Rumpoko pasca OTT oleh Penyidik KPK, Sabtu (16/9/2017).

 

Anggota Komunitas Honda CB memadati sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Sabtu (16/9/2017)   malam. Mereka tengah menjalani kegiatan Jambore Daerah (Jamda) di Kota Batu. Kegiatan itu gagal dibuka oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko karena terlebih dahulu ditangkap KPK.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Anggota Komunitas Honda CB memadati sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Sabtu (16/9/2017) malam. Mereka tengah menjalani kegiatan Jambore Daerah (Jamda) di Kota Batu. Kegiatan itu gagal dibuka oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko karena terlebih dahulu ditangkap KPK.

 

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (kedua kiri) dengan penjagaan anggota Satbrimobda Jatim keluar dari ruang Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Sabtu (16/9). Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Walikota Batu Eddy Rumpoko dan satu orang pihak swasta di rumah dinasnya diduga terkait kasus suap proyek. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (kedua kiri) dengan penjagaan anggota Satbrimobda Jatim keluar dari ruang Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Sabtu (16/9). Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Walikota Batu Eddy Rumpoko dan satu orang pihak swasta di rumah dinasnya diduga terkait kasus suap proyek.

 

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (tengah) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (tengah) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip.

 

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip.ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Wali Kota Batu Eddy Rumpoko tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip.

 

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Walikota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Wali Kota Batu Eddy Rumpoko tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Walikota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip.

 

Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan (tengah) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan (tengah) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip.

 

Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan (kanan) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan (kanan) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip.

 

Pengusaha Philip (kanan) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Pengusaha Philip (kanan) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Minggu (17/9) dini hari. KPK mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap yaitu Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan pengusaha Philip.

 

 

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.