Pilkada Jabar, Partai Hanura Resmi Gabung Poros PDI Perjuangan-Golkar

Kompas.com - 12/09/2017, 14:48 WIB
Partai Hanura resmi menjadi mitra koalisi PDI Perjuangan. Koalisi diresmikan di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa (12/89/2017). KOMPAS.com/Putra Prima Perdana.Partai Hanura resmi menjadi mitra koalisi PDI Perjuangan. Koalisi diresmikan di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa (12/89/2017).
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Poros PDI Perjuangan-Partai Golkar mendapat sokongan kursi tambahan dari Partai Hanura untuk menghadapi Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Dengan masuknya Partai Hanura, Poros ini memiliki 40 kursi keterwakilan di DPRD Jabar.

Masuknya Partai Hanura sebagai mitra koalisi PDI Perjuangan diresmikan di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa (12/89/2017).

"Kami dengan Hanura bukan hari ini saja. Di Pilpres 2014 juga kita sudah blusukan masuk gang-gang bareng. Kalau disebut pra atau awal koalisi silakan, disebut koalisi silakan, yang penting hati dengan hati sudah menyatu," kata Ketua DPD PDI Perjuangan TB Hasanudin saat konferensi pers, Selasa siang.

Lebih lanjut TB menambahkan, koalisi dengan Partai Hanura belum membicarakan terkait nama bakal calon Gubernur atau Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan diusung dalam Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Menurut dia, saat ini koalisi baru membahas tentang menghadapi Pilkada serentak di 16 kabupaten kota. 

Baca juga: Pilkada Jabar, Partai Gerindra Batal Dukung Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu

"Untuk pencalonan siapapun dan dari partai manapuin untuk Pilkada Gubernur kita serahkan DPP partai masing-masing," ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Aceng Fikri menyebutkan, sebagai tindak lanjut koalisi dengan PDI Perjuangan, dalam waktu kurang dari 48 jam pihaknya akan segera memerintahkan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura untuk menjalin komunikasi politik di seluruh kabupaten kota di Jawa Barat.

"Entah nanti membahas soal Pilkada atau apapun yang penting hubungan emosianal ini sudah terbangun dengan kuat agar koalisi tidak ada hambatan lagi kaarena gagasan sudah sama, framenya sudah sama, idenya sudah sama," ujar dia.

Aceng menambahkan, koalisi dengan PDI Perjuangan dijalin atas dasar kesamaan sebagai partai yang akan mendukung Presiden Joko Widodo di ajang Pilpres 2019 mendatang.

"Selain PDI Perjuangan yang akan mengusung Bapak Jokowi sebagai calon presiden, Hanura adalah partai koalisi Indonesia Hebat yang masih konsisten melalui rapat pimnas kemarin memutuskan untuk  mencalonkan kembali Presiden Jokowi di Pilpres 2019," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X