Kompas.com - 05/09/2017, 19:01 WIB
Pengelola membersihkan lingkungan sekitar Candi Borobudur, Magelang, dalam rangka hari Peduli Sampah Nasional, Jumat (24/2/2017). Kompas.com/Ika FitrianaPengelola membersihkan lingkungan sekitar Candi Borobudur, Magelang, dalam rangka hari Peduli Sampah Nasional, Jumat (24/2/2017).
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Aksi keprihatinan atas kekerasan terhadap warga Rohingya yang rencananya digelar di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, oleh ratusan anggota organisasi masyarakat (ormas) dipindah ke sekitar Masjid An Nur Sawitan yang berjarak 1,5 kilometer dari candi umat Buddha tersebut.

Pemindahan ini merupakan hasil kesepakatan antara penyelenggara aksi dengan kepolisian dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) setempat, di aula Polres Magelang, Senin (4/9/2017) malam.

"Kami sudah koordinasi dengan panitia penyelenggara agar berkenan untuk menggeser lokasi aksi. Hasilnya kesepakatan pun tercapai, aksi dipindah ke Masjid An Nur Sawitan," kata Kepala Polres Magelang AKBP Hindarsono, Selasa (5/9/2017).

Menurutnya, kesepakatan tersebut dihasilkan setelah melalui serangkaian diskusi dan pertimbangan. Hal pertama terkait instruksi dari Polda Jawa Tengah yang melarang aksi berlangsung di Candi Borobudur. Sebab, candi Buddha terbesar di dunia itu merupakan cagar budaya yang harus diamankan.

"Ini rekomendasi polda dan sudah di-sounding ke panitia penyelenggara, alokasi kegiatan berpindah ke masjid. Jadi, Candi Borobudur tidak ada kegiatan yang berkaitan dengan aksi tanggal 8 tersebut," ungkapnya.

Baca juga: Dilarang ke Borobudur, Seribuan Santri Kendal Berdoa di Aula Ponpes

Selain lokasi, lanjutnya, aksi juga tidak diberbolehkan berupa orasi atau sejenisnya. Penyelenggara diminta mengganti dengan kegiatan positif demi menjaga kondusivitas lingkungan sekitarnya.

"Agendanya, shalat Jumat berjamaah, doa bersama dan penggalangan dana untuk muslim Rohingya. Panitia penyelenggara aksi juga sudah menyetujui," tuturnya.

Seperti diketahui, pesan singkat berisi informasi rencana aksi bela Rohingya di Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, menyebar melalui aplikasi WhatsApp beberapa hari terakhir.

Dalam pesan itu mencantumkan daftar organisasi masyarakat (Ormas) dan lembaga yang akan bergabung dalam aksi yang akan digelar Jumat (8/9/2017) itu. Mereka tidak hanya dari Magelang, tapi juga luar daerah seperti Yogyakarta, Klaten, Temanggung, Purworejo, Surakarta, Wonosobo, Salatiga dan lainnya.

Anang Imamudin, salah satu koordinator aksi, saat diklarifikasi menjelaskan aksi ini merupakan aksi empati dan dukungan kepada muslim Rohingya di Myanmar yang tengah menderita akibat konflik berkepenjangan.

"Ini wujud empati kami kepada muslim Rohingya, atas nama umat Islam dan manusia. Kami ingin menyampaikan pesan damai kepada dunia bahwa apa yang dialami," jelas Anang.

Baca juga: Rencana Demo untuk Rohingya di Borobudur Dibatalkan

Anang memaparkan, semula aksi memang akan digelar di sekitar Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), namun akhirnya disepakati aksi dilaksanakan di sekitar Masjid An Nur Sawitan, dekat kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Magelang.

"Konsep aksi bagus, kami akan shalat Jumat berjamaah, doa bersama, dana menggalang dana. Fokus di sekitar Masjid An Nur saja," kata Panglima Laskar Front Aliansi Umat Islam Bersatu (FA-UIB) Jawa Tengah-DIY ini.

Kompas TV Pengungsi Rohingya Terjebak di Perbatasan Myanmar-Banglades
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.