Saeman Rela Tidur di Kandang demi Jaga Sapi Milik Presiden Jokowi

Kompas.com - 30/08/2017, 10:14 WIB
Sapi milik Saeman yang resmi dibeli Presiden Jokowi seharga Rp 60 juta di Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini dijaga 24 jam oleh pemiliknya sebelum diserahterimakan pada hari raya Idul Adha. Kompas.com/ JunaediSapi milik Saeman yang resmi dibeli Presiden Jokowi seharga Rp 60 juta di Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini dijaga 24 jam oleh pemiliknya sebelum diserahterimakan pada hari raya Idul Adha.
|
EditorFarid Assifa

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Bangga karena sapi kesayangannya berbobot 1,1 ton dibeli Presiden Jokowi dengan harga fantastis Rp 60 juta, Saeman, peternak sapi asal Kecamatan Wononomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, rela tidur di kandang sapi dan meninggalkan istri dan anak-anaknya.

Sejak sapinya resmi dibeli orang nomor satu di Indonesia, pekan lalu, Saeman kini menjaga 24 jam kandang sapi miliknya hingga hari Raya Idul Kurban mendatang.

Meski mendadak terkenal dan kandangnya ramai dikunjungi warga yang penasaran, sejak sepekan terakhir, namun Saeman kini selektif menerima tamu demi keamanan sapi miliknya.

“Saya tak ingin mengecewakan Presiden Jokowi, makanya saya jaga 24 jam dan saya rela tidur di kandang agar saya bisa persembahkan sapi saya nanti tanpa cacat,” tutur Saeman, Selasa (30/8/2017).

Baca juga: Saeman Bangga Sapinya Dibeli Presiden Jokowi Seharga Rp 60 Juta

Saeman mengaku bangga dan senang sapinya dibeli Presiden Jokowi. kebanggan Saeman bukan hanya karena harganya tinggi, tetapi juga pembelinya bukan orang biasa.

Apalagi, selama ini belum pernah ada sapi di Sulbar yang dibeli presiden selain sapi milik saeman yang diberi nama Kliwon utu.

“Banyak lokasi penggemukan sapi di Polewali Mandar, tapi sapi terbesar adalah milik Saeman. Makanya ini yang kita sodorkan ke presiden,” tutur Kaharuddin, kepala Bidang Peternakan dan Inseminasi Buatan, Dinas Peternakan Polewali Mandar, yang memantau kandnag sapi milik Saeman.

Sebelum sapinya diserahkan pada hari Raya Idul Adha bertepatan pada 1 September 2017 mendatang, Saeman telah membuat landasan dari tanah padat setinggi satu meter lebih persis di depan rumahnya.

Saeman berharap bisa membantu mengangkut si Kliwon untuk dibawa ke tempat pemotongan hewan kurban.

Baca juga: Sapinya Dibeli Presiden Jokowi, Saeman Tingkatkan Pengamanan Kandang

Sejak namanya populer dan jadi pembicaraan, Saeman kini banyak mendapat tawaran kerja sama dari sejumlah investor yang hendak menanamkan modal usaha penggemukan sapi di kandang miliknya. Namun saeman masih mempertimbangkan tawaran tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
Tertimpa Pohon Besar Saat Bersepeda, Ibu Empat Anak Tewas

Tertimpa Pohon Besar Saat Bersepeda, Ibu Empat Anak Tewas

Regional
Banyumas Zona Merah, Tak Ada Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru

Banyumas Zona Merah, Tak Ada Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X