Pengacara: Hakim Tidak Akan Berani Vonis Bebas Dimas Kanjeng

Kompas.com - 23/08/2017, 21:44 WIB
Dimas Kanjeng menghadiir sidang pledoi dalam kasus penipuan. Dia mempertanyakan Bibi Rasemjem yang bebas, padahal terima uang dari pengikut. KOMPAS.com/Ahmad FaisolDimas Kanjeng menghadiir sidang pledoi dalam kasus penipuan. Dia mempertanyakan Bibi Rasemjem yang bebas, padahal terima uang dari pengikut.
|
EditorFarid Assifa

PROBOLINGGO, KOMPAS.comDimas Kanjeng Taat Pribadi akan menjalani sidang vonis terkait kasus penipuan di Pengadilan Negeri Kabupaten Probolinggo, Kamis (24/8/2017) besok. Pada sidang sebelumnya, Dimas Kanjeng dituntut empat tahun penjara.

Pengacara Kanjeng, M Sholeh yakin hakim tak berani membebaskan Kanjeng.

“Saya tidak yakin hakim punya keberanian memutus bebas Dimas Kanjeng berdasarkan fakta persidangan. Karena, hakim sudah dipengaruhi opini bahwa klien saya melakukan pembunuhan dan penipuan. Mau tidak mau, tuntutan jaksa akan diamini hakim,” kata Sholeh kepada Kompas.com via ponsel, Rabu (23/8/2017).

Baca juga: Kasus Penipuan, Dimas Kanjeng Dituntut 4 Tahun Penjara

Ditanya kesiapan Kanjeng menghadapi vonis, Sholeh mengungkapkan Kanjeng siap menghadiri sidang. Siap fisik dan mental.

“Kemudian, apakah putusan besok akan melegakan pihak kita atau tidak, saya tidak tahu. Saya tidak menjamin hakim punya keberanian memvonis Kanjeng bebas. Dalam fakta persidangan, Kanjeng tidak terbukti menerima uang hasil penipuan tersebut,” jelasnya.

Jika melihat fakta persidangan, lanjut Sholeh, penipuan justru dilakukan oleh Sultan Padepokan bernama Ismail Hidayah dan istrinya, Bibi Rasemjem. Hal itu dibuktikan dengan penyerahan uang dan penjualan jimat dalam persidangan.

“Tapi Jaksa Penuntut Umum (JPU) justru meyakini upaya penipuan dilakukan Kanjeng, hingga dituntut empat tahun penjara. Berapapun vonis hakim besok atas Kanjeng, setahun, dua tahun atau tiga tahun, saya tetap menyarankan banding,” tutupnya.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Dimas Kanjeng Taat Pribadi dituntut hukuman empat tahun penjara oleh jaksa dalam kasus penipuan.

Dalam pledoi, Dimas Kanjeng mempertanyakan keputusan JPU yang tidak menjerat Bibi Rasemjem, istri Ismail Hidayah (mantan pengikut Dimas).

“Padahal Bibi Rasenjam dan almarhum Ismail Hidayah lah yang menarik dan menerima uang dari korban, tapi dia kok bebas?” tanya Dimas Kanjeng dalam sidang di Pengadilan Negeri Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Senin (21/8/2017).

Baca juga: Dimas Kanjeng: Bibi Rasenjam yang Terima Uang, Kok Dia Bebas?

Kompas TV Taat Pribadi Dituntut 4 tahun Penjara untuk Kasus Penipuan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X