Napi di Lapas Wirogunan Peringati HUT ke-72 RI, Apa Kabar Mary Jane?

Kompas.com - 17/08/2017, 23:48 WIB
Warga binaan dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Wirogunan dan Lapas Kelas II B Perempuan Wirogunan melaksanan upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8/2017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SWarga binaan dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Wirogunan dan Lapas Kelas II B Perempuan Wirogunan melaksanan upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Warga binaan dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wirogunan dan Lapas Perempuan Kelas IIB Wirogunan melaksanakan upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8/2017).

Upacara peringatan hari kemerdekaan RI digelar di lapangan kompleks lapas yang berada di Jalan Taman Siswa Nomor 6, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Sejumlah peserta dan petugas upacara terlihat menggenakan pakaian adat Jawa. Ada juga yang memakai seragam Korpri dan kaus khusus warga binaan.

Pakaian adat Jawa yang dikenakan peserta upacara laki-laki, berupa belangkon, surjan, jarik, dan keris yang diselipkan di belakang. Sedangkan pakaian adat Jawa untuk perempuan, yaitu kebaya dan kain jarik.

Pantauan Kompas.com, dari sejumlah warga binaan wanita dari Lapas Perempuan Kelas IIB Wirogunan yang ikut upacara, tak tampak Mary Jane, terpidana mati kasus narkoba asal Filipina.

Memang tidak semua perempuan warga binaan di Lapas Perempuan Wirogunan mengikuti upacara memperingati hari kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia itu.

"Tahun lalu dia memang ikut. Cuma sekarang karena kewenangannya sebagian di sudah lapas perempuan jadi kami hanya minta perwakilan," ujar Kepala Lapas Kelas II A Wirogunan, Suherman, kepada wartawan usai memimpin upacara.

"Jadi yang hadir itu terserah dari pihak lapas perempuan. Secara administrasi kami masih menangani tapi secara fisik sudah terpisah," kata dia.

Kendati begitu, Suherman mengatakan, kondisi Mary Jane saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Menurut dia, Mary Jane tetap beraktivitas dan mengikuti kegaiatan lapas seperti biasa.

Terpidana mati asal Filipina Mary Jane Veloso mengenakan kebaya saat peringatan Hari Kartini di Lapas di YogyakartaAFP/TARKO SUDIARNO Terpidana mati asal Filipina Mary Jane Veloso mengenakan kebaya saat peringatan Hari Kartini di Lapas di Yogyakarta
Adapun terkait dengan proses eksekusinya, ia mengaku masih menunggu tindaklanjut dari Kejaksaan Agung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X