Gerindra Lirik Keponakan Prabowo Subianto untuk Pilkada Jateng 2018

Kompas.com - 26/07/2017, 15:24 WIB
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengaku mempersiapkan khusus kebaya yang dikenakannya pada pelantikan anggota DPR, Rabu (1/10/2014). KOMPAS.com/SABRINA ASRILRahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengaku mempersiapkan khusus kebaya yang dikenakannya pada pelantikan anggota DPR, Rabu (1/10/2014).
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com - DPD Partai Gerindra Jawa Tengah telah menyiapkan lima nama untuk diusung dalam Pilkada Jateng 2018 mendatang.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro mengungkapkan, tiga di antara lima nama yang telah masuk ke radar Gerindra adalah calon internal.

"Dari radar kami ada tiga nama internal, pertama Haji Abdul Wahid, ketua DPD Gerindra Jawa Tengah; Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo, anggota DPR RI Dapil IV, putrinya Pak Hasyim berarti ponakannya Pak Prabowo. Yang ketiga Feri Yuliyantono, Wakil Ketua Umum Gerindra Pusat asli Kudus," kata Sriyanto Saputro ditemui di sela acara istigasah kubro Forum Ulama Kabah (FUK) dan Silaturahmi Ulama-Umara di Gedung Korpri, Jalan Gatot Subroto, No 2A Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (26/7/2017) siang.

Baca juga: PDIP Buka Pendaftaran Pilkada Jateng, Ganjar Tunggu Sinyal

Selain ketiga kader partai tersebut, ada dua nama dari eksternal partai juga dilirik oleh Partai Gerindra untuk diusung dalam Pilkada Jateng 2018 mendatang. Keduanya adalah mantan Menteri ESDM Sudirman Said dan CEO Suara Merdeka Group Kukrit Suryowicaksono.

"Tiga nama internal dan dua dari luar kami persilakan untuk melakukan sosialisasi. Lha dari sini nanti tentunya akan kita lihat sejauh mana elektabilias dan popularitasnya. Makanya biar mereka melakukan sosialisasi," jelas Sriyanto yang juga ketua Desk Pilkada DPD Partai Gerindra Jateng ini.

Guna memuluskan kadernya maju ke Pilkada Jateng, Gerindra saat ini tengah membangun komunikasi dengan semua partai politik yang ada guna menjajaki kemungkinan untuk berkoalisi. Sebab, kata Sriyanto, dengan jumlah kursi yang hanya 11 di DPRD Jawa Tengah, mustahil partainya mengusung sendiri calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jateng mendatang.

"Kami sadar bahwa Gerindra baru 11 kursi, masih kurang 9 kursi. Makanya kita melakukan komunikasi politik dengan partai -partai lain. Tidak terbatas pada PKS, PAN, tapi semua kita komunikasikan," jelasnya.

Sriyanto tidak menampik bahwa kehadirannya dalam acara yang digelar oleh salah satu forum sayap PPP ini termasuk dalam upaya penjajakan menghadapi Pilkada Jateng.

Baca juga: Pilkada Jateng 2018, PKB "Pasarkan" Marwan Jafar ke Sejumlah Parpol

Seperti diketahui, FUK adalah salah satu forum yang dibentuk oleh PPP kubu Djan Faridz dengan ketuanya KH Wafi Maimun atau akrap dipanggil Gus Wafi.

"Saya denga Gus Wafi bersahabat sudah lama, komunikasi sudah cukup lama, tentunya ini sebagai etika politik. Tidak serta merta karena kepentingan Pilgub, tapi tentunya nanti ada rembuk-rembuk (diskusi)," ujarnya.

"Waktunya masih cukuplah untuk kami kami komunikasikan," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X