Tanya soal Bonus Sambil Bawa Golok, Sopir Taksi "Online" Ditangkap

Kompas.com - 10/07/2017, 16:38 WIB
Zulkifli Abdulah (37), warga Sidoarjo, diamankan polisi karena bawa golok saat datangi tempat kerjanya. Surya/Fatkul AlamyZulkifli Abdulah (37), warga Sidoarjo, diamankan polisi karena bawa golok saat datangi tempat kerjanya.
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang sopir taksi online di Surabaya diamankan Unit Reskrim Polsek Sukolilo lantaran membawa senjata tajam jenis golok saat mendatangi kantor tempat kerjanya.

Panit Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Iptu Pujianto, menjelaskan, kasus ini berawal ketika sopir taksi online bernama Zulkifli Abdulah (37) mendatangi kantor Grab cabang Surabaya di Ruko Klampis Jaya, Jumat (7/7/2017) malam.

"Pelaku datang dengan membawa senjata tajam jenis golok dan langsung menuju lantai atas," ungkap Pujianto, Senin (10/7/2017).

Dari keterangan yang sudah dilakukan penyidik, Zulkifli mendatangi kantor Grab untuk menanyakan bonus sebagai sopir taksi online yang belum diterimanya.

"Pelaku menanyakan soal bonus yang katanya belum diterima. Makanya datang ke kantor Grab, tapi sambil bawa senjata tajam. Senjata tajam itu dikeluarkan dan diletakkan di atas meja saat pelaku berbicara dengan perwakilan manajemen," tutur Pujianto.

(Baca juga: Sopir Taksi "Online" Makassar Laporkan Grab ke Polisi)

Lantaran pelaku membawa senjata tajam, Agus Prasetyo (27), petugas sekuriti kantor Grab Surabaya, berusaha mengamankan Zulkifli.

Namun, Zulkifli tidak terima dan berusaha mempertahankan golok yang dibawanya. Akibatnya, terjadi saling rebut golok antara pelaku Zulkifli dengan Agus.

"Akibat rebutan, jari kelingking korban (Agus) sebelah kanan terluka terkena senjata tajam," tutur Pujianto.

Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan oleh Agus ke Polsek Sukolilo. Laporan tersebut ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Sukolilo dengan menangkap Zulkifli dan mengamankan golok sebagai barang bukti.

Zulkifli mengaku, dirinya membawa sajam hanya untuk menakut-nakuti.

"Tidak ada niat melukai korban, hanya menakuti saja," aku Zulkifli.

Atas tindakan yang dilakukan pelaku, polisi menahan dan menjerat pelaku dengan Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com, Senin (10/7/2017), dengan judul: Tanya Soal Bonus Sambil Bawa Golok, Sopir Taksi Online Ini Dikerangkeng

 

 

Kompas TV Menjajal Beda Harga Taksi Online dan Taksi Konvensional

Grab

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Dokter yang Telah Ambil Swab 3.000 Pasien: 'Yang Takut Silakan Mundur'

Cerita Dokter yang Telah Ambil Swab 3.000 Pasien: "Yang Takut Silakan Mundur"

Regional
Ketegaran Husniati, Ibunda Kembar Siam Anaya-Inaya: 'Saya Ingin Menggendong Mereka Sepuasnya'

Ketegaran Husniati, Ibunda Kembar Siam Anaya-Inaya: "Saya Ingin Menggendong Mereka Sepuasnya"

Regional
Empat Bulan Isolasi dan 11 Kali Tes Swab, Pasien Covid-19 di Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

Empat Bulan Isolasi dan 11 Kali Tes Swab, Pasien Covid-19 di Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

Regional
Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Regional
Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

Regional
Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Regional
Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Regional
Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Regional
Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Regional
Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Regional
Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Regional
UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

Regional
Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X