Kompas.com - 25/06/2017, 07:01 WIB
Pemudik dengan menggunakan KA Kertajaya dan Matarmaja dari Jawa Timur tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (30/6/2017). Seiring dengan akan berakhirnya libur Lebaran, warga mulai kembali berdatangan dari kampung halaman dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 1 Juli 2017. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPemudik dengan menggunakan KA Kertajaya dan Matarmaja dari Jawa Timur tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (30/6/2017). Seiring dengan akan berakhirnya libur Lebaran, warga mulai kembali berdatangan dari kampung halaman dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 1 Juli 2017.
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Kasus tiket kereta api palsu yang ditemukan beberapa waktu lalu di Stasiun Senen, Jakarta, juga ditemukan di Stasiun Wonokromo di wilayah Daerah Operasi 8 Surabaya, Jawa Timur.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko mengakui bahwa tiket palsu di Stasiun Wonokromo ditemukan untuk KA Dhoho 419 relasi Surabaya Kota-Kertosono.

"Itu kami ketahui melalui mesin scanner saat proses boarding dan pemeriksaan identitas. Dari hasil pemeriksaan scanner, nama yang tertera pada tiket KA tersebut dan nama yang tertera pada layar komputer berbeda," katanya di Surabaya, Sabtu (24/6/2017) petang.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan pada tiket, tambah Gatut, kertas yang digunakan berbeda dengan tiket thermal dari PT KAI dan bentuk huruf serta ukuran pada nama identitas di tiket tersebut juga berbeda.

"Untuk menindaklanjuti, kami mengimbau para pemudik atau calon penumpang kereta api agar berhati-hati. Jangan terjebak segala tipu daya orang yang tidak dikenal dan menawarkan tiket kereta api," katanya.

Gatut meminta para calon penumpang untuk membeli tiket kereta api melalui loket stasiun, agen-agen resmi atau melalui channel eksternal, dan juga bisa melalui KAI Access.

"Kami tidak segan-segan untuk memproses hukum pada orang-orang yang menggunakan tiket atau boarding pass palsu ini," katanya.

(Baca juga:Tips Menghindari Penipuan Bermodus Tiket Kereta Palsu)

Gatut menuturkan, penggunaan tiket palsu akan cepat diketahui karena sistem pengamanan tiket sudah berlapis dan PT KAI sedang melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kami sarankan calon penumpang untuk mencetak tiket sendiri di counter yang telah disediakan di stasiun tujuh hari sebelum keberangkatan, dan tidak disarankan membeli tiket yang sudah dalam bentuk boarding pass," katanya.

Selain itu, untuk memastikan keaslian tiket dengan cara melihat kode pengaman pada kertas berupa pola tulisan Kereta Api Indonesia, dan jika ragu segera konfimasi ke Customer Service Stasiun jauh hari sebelum keberangkatan.

Tiket KA palsu ditemukan pertama berada di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada saat proses boarding KA Kutojaya Utara Pagi, dan tertulis KA KUTOARJO UTARA dengan bentuk barcode yang berbeda dengan tiket asli.

 

Kompas TV Pemudik Terus Padati Stasiun Pasar Senen
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.